Cara Penulisan Angka Romawi 12 yang Benar [+Contoh]

3 min read

Angka romawi 12 adalah XII.☑️ Berikut penjelasan rumus penulisan dan cara mengkonversi 12 menjadi angka romawi yang benar + contohnya☑️

Angka Romawi adalah sistem notasi numerik yang digunakan oleh orang Romawi pada era kekaisaran Romawi kuno dahulu hingga abad pertengahan ahir. Sistem penomoran ini merupakan sistem aditif (dan subtraktif) di mana huruf digunakan untuk menunjukkan angka “dasar” tertentu.

Penggunaan simbol simbol huruf ini bisa dikombinasikan sehingga membentuk nominal angka tertentu.

Hingga saat ini, penggunaan sistem penomoran romawi masih banyak digunakan, tak hanya pada sektor astronomi saja, pada sektor pendidikan juga masih sering menggunakan angka romawi ini.

Mengingat masih banyak dari kita yang belum sepenuhnya memahami sistem penomoran romawi, kali ini wikielektronika akan mencoba mengulas secara detail salah satu penulisan angka romawi yang cukup sering digunakan yakni angka romawi 12.

Untuk itu, silahkan langsung saja teman teman simak baik baik ulasannya berikut ini.

Sistem Numerik Angka Romawi

penulisan angka romawi 12

Sistem ini menggunakan serangkaian simbol dengan nilai tetap, Kombinasi seperti penghitungan dari simbol-simbol tetap ini sesuai dengan digit pada sistem penomoran angka Hindu-Arab yang kita gunakan hingga saat ini.

Struktur ini memungkinkan fleksibilitas yang signifikan dalam notasi, dan banyak bentuk varian dibuktikan.

Dalam menggunakan penulisan angka romawi, anda harus mengetahui aturan aturan dasar yang ada pada sistem notasi numerik ini. Beberapa aturan dasar tersebut bisa teman teman baca melalui ulasan dibawah ini :

Sebagai sistem angka non-posisional, sistem numerik pada penomoran romawi tidak pernah memiliki simbol yang bernilai Nol (0)

  • Angka Romawi memiliki 7 simbol dasar yaitu I, V, X, L, C, D, dan M. Simbol-simbol ini masing-masing mewakili angka 1, 5, 10, 50, 100, 500, dan 1000
  • Hanya I, X, C, dan M yang dapat ditulis secara berulang.
  • Simbol pada angka romawi tidak boleh ditulis ulang melebihi 3x secara berturut turut.
  • Ketika angka yang bernilai lebih kecil berada di sebelah kiri angka yang lebih besar, maka kita harus menguranginya.
  • Ketika angka yang bernilai lebih besar berada di sebelah kiri angka yang lebih kecil, maka kita harus menambahkannya.
  • Untuk menulis angka bernilai besar (kelipatan 1000), kita harus menambahkan sebuah bar (garis) diatas huruf romawi tersebut.
  • Huruf S pada sistem penomoran romawi digunakan sebagai singkatan untuk Semis, yang berarti “setengah”
  • Ketika sebuah huruf romawi diikuti oleh salah satu huruf yang nilainya sama, maka harus ditambahkan.

Meskipun orang Romawi dan pengguna setelahnya menggunakan aturan dasar diatas tidak seketat cara menulis angka seperti sekarang ini. Anda mungkin melihat kasus di mana aturan ini tidak diikuti secara ketat.

Namun, hingga hari ini angka Romawi hampir selalu mengikuti aturan ini sehingga tidak ada salahnya anda mengetahui setiap poin poin aturan yang ada pada sistem penomoran tersebut.

Selanjutnya mari kita kupas secara tuntas bagaimana cara penulisan angka romawi 12 yang benar menurut kaidah atau aturan penomoran angka romawi yang berlaku.

Penulisan Angka Romawi 12

angka romawi 12

Angka romawi 12 dalam sistem penomoran romawi dinyatakan dengan XII. Untuk mengkonversi angka 12 dalam sistem numerik Romawi, kita akan menulis 12 sebagai hasil penjumlahan dari angka 10 + 1 + 1, yang mana dalam simbol angka romawi dinyatakan dengan 12= (X + I + I) = XII.

Mengapa kita menggunakan rumus penjumlahan (10+1+1) untuk menuliskan angka romawi 12?

Rumus penulisan angka 12 dalam sistem numerik romawi tersebut merujuk pada salah satu aturan dasar  sistem penulisan angka romawi yang berbunyi :

Ketika terdapat huruf romawi yang bernilai lebih besar berada di sebelah kiri huruf yang bernilai lebih kecil, maka nilai pada huruf huruf tersebut harus Dijumlahkan (+)”

Sehingga angka 12 yang dinyatakan dengan simbol XII menunjukkan bahwa :

Angka romawi X sama dengan angka 10:

X = 10

Angka romawi I sama dengan angka 1:

I = 1

Karena X (huruf di kiri) memiliki nilai yang lebih besar daripada I (huruf di kanan), maka kita gunakan operasi penjumlahan, sehingga didapatkan :

Dua Belas sama dengan Sepuluh ditambah Satu ditambah Satu:

12 = 10 + 1 + 1

Dalam bentuk simbol angka romawi dinyatakan dengan XII = X ditambah I ditambah I :

XII = X + I + I 

Jadi penulisan angka 12 dalam sistem penomoran romawi dinyatakan dengan XII.

Pada metode konversi angka romawi 12 diatas bisa kita lihat bahwa langkah pertama yang kita lakukan untuk mengkonversi angka 12 menjadi simbol penomoran romawi yaitu dengan memecah angka 12 menjadi notasi aditif yaitu dengan menjadikan 12 sebagai komponen dari angka  10 dan 1 (X dan I).

Selanjutnya kita ubah angka tersebut sesuai dengan simbol huruf romawi yang mewakili nilainya serta menggabungkannya, sehingga dinyatakan dengan 12 = 10 + 1 + 1 = X + I + I = XII.

Contoh Penggunaan Angka Romawi 12

gambar angka romawi 12

Setelah teman teman pahami beberapa aturan dasar serta cara penulisan angka romawi 12 yang benar, selanjutnya akan kami paparkan beberapa contoh soal dilengkapi jawaban pembahasannya agar teman teman bisa lebih efisien lagi dalam mempelajari penulisan angka romawi 12 ini.

Contoh 1 :

1. Perhatikan daftar angka berikut ini : 12, 22, 32, 42, 52, 62, 72, 82, 92 dan 112, Ubahlah ke-10 daftar angka tersebut kedalam bentuk sistem numerik romawi!

Jawaban :

Bilangan Angka Romawi Rumus Konversi
12 XII 10+1+1
22 XXII 10+10+1+1
32 XXXII 10+10+10+1+1
42 XLII 50-10+1+1
52 LII 50+1+1
62 LXII 50+10+1+1
72 LXXII 50+10+10+1+1
82 LXXXII 50+10+10+10+1+1
92 XCII 100-10+1+1
112 CXII 100+10+1+1

Contoh 2 :

2. Berapakah hasil dari pengurangan bilangan 74 dan 12 dalam bentuk angak romawi!

Jawaban :

74 – 12 = 62
Untuk menentukan nilai 74 – 12 dalam sistem numerik romawi, kita akan menyatakan 62 dalam bentuk aditif yakni :
62 = 60 + 2
LXII = LX + II = LXII.

Contoh 3 :

3. Hitunglah berapa hasil penjumlahan dari bilangan (20 – 27) + 12 kedalam sistem penomoran romawi!

Jawaban :

(20 – 27) + 12 = -7 + 12 = 5
5 dalam sistem penomoran romawi dinyatakan dengan V
Jadi, hasil penjumlahan dari bilangan (20 – 27) + 12 = -7 + 12 adalah V

Contoh 4 :

4. Hitunglah berapa hasil pengurangan dari bilangan 2761 – 12 dalam bentuk sistem numerik romawi!

Jawaban :

2761 – 12 = 2749
Untuk menentukan nilai 2761 – 12 dalam bentuk sistem numerik romawi, kita akan menyatakan 2749 dalam bentuk aditif, yakni :
2749 = 2000 + 700 + 40 + 9
= MM + DCC + XL + IX = MMDCCXLIX.

Ulas Juga Materi Terkait Angka Romawi yang Lainnya :
Angka Romawi 4 Angka Romawi 6
Angka Romawi 7 Angka Romawi 8
Angka Romawi 9 Angka Romawi 11

Itulah serangkaian materi mengenai tutorial cara penulisan angka romawi 12 yang benar sesuai dengan aturan sistem numerik romawi. Semoga apa yang kami paparkan diatas dapat menjadikan anda lebih memahami lagi mengenai sistem penomoran pada angka romawi.

Galih Wsk Dengan pengetahuan dan keahliannya yang mendalam di bidang elektro dan statistik, Galish WSK alumni pascasarjana ITS Surabaya kini mendedikasikan dirinya untuk berbagi pengetahuan dan memperluas pemahaman tentang perkembangan terkini di bidang statistika dan elektronika via wikielektronika.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page