Pengertian Analisis dan Contohnya

10 min read

Tapi harus dicatat bahwa di beberapa kasus, terutama di penelitian kualitatif, pengumpulan data dapat dilakukan lagi jika analisis yang dilakukan ada kekurangan datanya. Pastinya apabila waktunya memungkinnya.

Sedangkan apa itu metode analisis data? Metode analisis data adalah tahapan proses penelitian diamana data yang sudah terkumpul dimanage untuk diolah di dalam rangka menjawab rumusan masalah. Manajemen dan proses pengolahan data ini yang disebut dengan analisis data.

Teknik analisis data ini sendiri terbagi menjadi dua yaitu teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif, agar lebih jelas berikut penjelasannya :

a. Metode Analisis Kuantitatif

Analisis Kuantitatif adalah Metode analisis yang bekerja berdasarkan proses pengelompokan dan evaluasi data berbasis angka secara terukur dan dapat diverivikasi.

Metode analisis kuantitatif memiliki beberapa tahapan dalam proses penelitiannya, diantaranya bisa anda lihat pada ulasan dibawah ini :

  • Proses Persiapan Data : Mengubah data menjadi sesuatu yang dapat dibaca dan punya makna.
  • Proses Validasi Data : Mengetahui apakah pengumpulan data sudah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)
  • Proses Editing Data : Memeriksa data dasar dan melakukan koreksi jika terdapat kesalahan data tersebut.
  • Proses Pengkodean Data : Mengelompokkan data dan memberikan nilai pada data tanggapan/ hasil survey yang telah dilakukan.

b. Metode Analisis Kualitatif

Analisis Kualitatif adalah Metode statistika yang bekerja berdasarkan hasil pengolahan data pengamatan, wawancara, survey, dan literatur lainnya. Metode analisis kualitatif memiliki keunggulan berupa data hasil analisis yang detail dan mendalam berupa tabel data maupun histogram.

  • Mengenal Data : Tahapan pertama dalam metode analisis kualitatif ini dilakukan dengan cara membaca dan mengenali data dengan baik sebelum dilakukan proses pengamatan pola dasar.
  • Menentukan Tujuan Penelitian : Proses yang kedua ini dilakukan untuk meninjau dan mengidentifikasi pertanyaan pertanyaan yang akan digunakan untuk wawancara, survey sesuai dengan tujuan penelitian.
  • Pengkodean atau Menentukan Indeks : Pada proses ini peneliti akan melakukan identifikasi beberapa indeks seperti konsep, perilaku, frasa yang kemudian memberikan pengkodean pada masing masing indeks tersebut.
  • Identifikasi Pola dan Hubungan : Pada tahap ini peniliti akan memulai untuk mengidentifikasi tema dan mencari pola jawaban yang paling umum digunakan untuk setiap pertanyaan pertanyaan yang diajukan.

c. Metode Analisis Logika

Analisis logika adalah metode analisis yang bekerja berdasarkan konsep pemecahan data menjadi bagian bagian yang memuat keseluruhan atas landasan prinsip tertentu.

Analisis logika ini memiliki tujuan untuk mendapatkan hasil himpunan kelompok yang terbentuk sehingga mudah dibedakan dan diuraikan. Analisis logika ini memiliki 2 varian jenis yakni analisis Universal dan juga Analisis Dikotomi.

Umumnya teknik analisis logika ini digambarkan secara coding. Proses coding mengikut sertakan penentuan konsep atau variabel yang mendahului.

Coding memberikan fasilitas peneliti untuk membuat kesimpulan yang valid dan sistematis. Secara sederhana koding adalah proses kategorisasi data kualitatif yang dapat dengan mudah diukur atau dipahami.

Konsep atau variabel yang telah ditentukan di dalam koding harus mengarah ke rumusan masalah atau pertanyaan penelitian. Pastinya data lisan harus ditranskripkan terlebih dahulu.

Proses koding begitu memakan waktu karena peneliti diwajibkan untuk membaca hasil transkrip dengan berulang, tidask dapat sekali saja. Dua atau tiga kali pengulangan pada umumhya dianggap cukup.

Harus diingat, tahapan ini  tidak memiliki sifat yang kaku, tapi saling berhubungan satu dengan lainnya. Pada umumnya di dalam proses penelitian sudah sampai membuat klastering, tapi menemukan data yang janggal jadi dibutuhkan pemeriksaan ulung kepada kualitas data.

d. Metode Analisis Deskriptif

Analisis deskriptif adalah metode statistik yang bekerja melalui deskripsi/ gambaran distribusi data berupa pengukuran tendensi pusat dan pengukuran bentuk. Teknik yang umum digunakan pada analisis deskriptif adalah teknik prosentase, pencarian rata rata dan juga standar deviasi.

Analisis deskriptif  memiliki tujuan untuk memberikan deskripsi tentang subjek peelitian atas dasar data dari variabel y ang didapatkan dari kelompok subjek yang sedang diteliti dan tidak dimaksudkan untuk uji hipotesis.

Walaupun penelitian yang dilakukan memiliki sifat yang inferensial, penyajian keadaan subjek dan data penelitian dengan desktiptif tetap hars diketengahkan leibh terdahulu sebelum pebngujian hipotesis dilakukan.

Tak hanya di dalam penelitian saja tapi analisis juga digunakana diberbagai bidang dalam perusahaan, seperti analisi laporan keuangan, analisis jabatan, dan juga analisi militer berikut penjelasanya.

e. Metode Analisis Komparatif

Analisis Komparatif adalah Metode analisis statistika yang bekerja berdasarkan perbandingan sebuah data, baik perbandingan antara satu tema dengan lainnya, maupun beberapa kelompok tema dengan kelompok-kelompok subjek yang berbeda.

Melalui proses analisis komparatif ini para peniliti dapat menemukan persamaan dan perbedaan antara beberapa hal yang diperbandingkan.

g. Metode Analisis Naratif

Analisis Naratif adalah metode analisis yang berfokus pada bagaimana cara mengkomunikasikan sebuah Ide atau cerita ke seluruh bagian terkait. Analisis naratif mempunyai tujuan dasar yaitu membantu peneliti untuk dapat lebih mudah memahami gagasan pokok pada sebuah ide atau cerita.

Metode analisis naratif ini umumnya digunakan untuk mengembangkan kultur perusahaan dalam pemecahan masalah strategi pemasaran.

Analisis naratif juga dapat digunakan untuk tujuan menginterpretassi bagaimana perasaan karyawan terhadap pekerjaannya, bagaimana pelanggan menilai perusahaan kamu, dan bagaimana proses operasional dikerjakan.

f. Metode Analisis Regresi

Metode analisis data ini memiliki beberapa tipe, salah satunya yang paling popular adalah analisis regresi. Analisis regresi mengukur hubungan antar variabel dependen dan variable independen.

Sederhanya, analisis regresi menunjukan perubahan nilai variabel dependen saat variabel independen ada di nilai yang tetap. Contohnya seperti penelitian tingkat pendidikan dan pendapatan ekonomi.

Analisis regresi dilakukan agar mengetahui seperti apakah orang yang pendidikan tinggi mempunyai pendapatan ekonomi yang tinggi juga, terdapat kolerasi yang begitu signifikan antar keduanya.

Atau apabila hasilnya sebalikanya, jadi tidak ada kolerasi yang begitu signifikan antar keduanya. Tipe dari teknik analisis data ini juga dapat dilakukan untuk membuat prediksi.

Pada umunya, proses pengumpulan data di dalam riset kuantitatif tidak diketahui dengan detail. Peneliti memakai data set yang sudah ada. Proses ini memberikan pengaruh timbulnya klaim bahwa analisis regresi mempunyai kekuatan untuk membuat asumsi yang dapat diuji kebenarannya.

Tapi, analisis regresi begitu lemah jika dipakai untuk menyimpulkan hubungan sebab akibat antara variabel. Beberapa soft ware popular yang dapat dipakai untuk analisis regresi yaitu ada SPSS atau stata.

Fungsi dan Tujuan Analisis

Sebuah proses atau kegiatan analisis pastilah memiliki fungsi dan tujuan tertentu. Secara umum, fungsi dan tujuan analisis adalah untuk memperoleh rincian data/ informasi tertentu yang kemudian digunakan dalam berbagai keperluan oleh subjek yang melakukan proses analisis tersebut .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *