Contoh Metode Analisis Deskriptif

4 min read

Analisis Deskriptif Adalah ?☑️ Penjelasan lengkap metode Analisis Deskriptif kualitatif & kuantitatif dengan contoh soal☑️

Berdasarkan jenjang keilmuannya, statistika dibagi menjadi statistika deskriptif dan inferensia. Statistika deskriptif ini merupakan bagian dari statistika yang mempelajari bagaimana mengumpulkan data dan menyajikannya agar mudah dipahami.

Proses analisanya disebut dengan analisis deskriptif atau statistika deskriptif yang berfokus pada manajemen, penyajian serta klasifikasi data. Berikut detail ulasannya untuk anda.

Apa Itu Analisis Deskriptif ?

analisis deskriptif

Analisis deskriptif adalah teknik statistik yang digunakan untuk menganalisa data dengan cara mendeskripsikan, menyederhanakan dan menyajikan data sampel kedalam bentuk yang teratur supaya mudah dipahami.

Prinsip kerja analisis deskriptif yaitu dengan menggambarkan distribusi data berupa pengukuran tendensi pusat, pengukuran bentuk serta pengukuran variabilitas.

Mengapa kita menggunakan metode analisis deskriptif? Hal ini karena penelitian deskriptif merupakan model analisa yang sederhana dan sangat mudah untuk di aplikasikan. Metode Analisis ini juga dapat menggambarkan secara sistematis sebuah fakta dan objek penelitian secara akurat.

Analisis deskriptif merupakan metode analisa paling mendasar untuk menjelaskan data secara umum. Analisa ini meliputi beberapa hal, yaitu:

  1. Distribusi Frekuensi

Yaitu susunan data mentah yang acak dan susah dibaca dan kemudian disusun berdasarkan kategori-kategori tertentu secara sistematis dalam suatu daftar agar lebih mudah dipahami.

  1. Pengukuran Variabilitas

Pengukuran variabilitas digunakan untuk menjelaskan derajat pencaran data kuantitatif. Fungsinya adalah untuk mengetahui homogenitas maupun heterogenitas data. Dalam suatu data nilai variansi selalu berbeda.

  1. Pengukuran Tendensi Pusat

Merupakan ukuran yang mewakili kumpulan data guna mendapatkan gambaran lebih jelas tentang data, baik mengenai populasi ataupun data. Tendensi pusat ini digunakan untuk menentukan letak bagian paling besar dalam distribusi. Macam-macam ukuran tendensi pusat antara lain mean, median dan modus.

Manfaat Analisis Deskriptif :

Menjadi suatu analisa paling mendasar, analisa statistik deskriptif juga memiliki peran penting dalam penelitian statistik. Dalam penyajian data, analisa ini memiliki manfaat, yaitu:

  1. Memberi Gambaran Informasi pada Data

Manfaat pertama dari analisis ini adalah harus bisa memberi gambaran informasi apa saja yang bisa didapatkan dari data yang digunakan. Karena analia ini disajikan dalam bentuk yang beragam seperti tabel, grafik atau diagram, maka tentunya lebih menarik dibandingkan hanya ditampilkan dalam bentuk angka-angka baku.

  1. Menjelaskan Karakteristik dari Suatu Data

Manfaat dari penggunaan analisis deskriptif berikutnya adalah dapat menjelaskan karakteristik dari suatu data. Hal ini merupakan sebuah hal penting dalam penyajian data karena akan berpengaruh dalam analisis yang lebih dalam nantinya.

Metode Analisis Deskriptif

analisis deskriptif adalah

Secara umum, terdapat dua metode analisis deskriptif yang bisa kita terapkan yakni Analisis deskriptif kuantitatif dan juga analisis deskriptif kualitatif. Apa saja karakteristik dan perbedaan masing masing ? Berikut ulasannya:

Analisis Deskriptif Kuantitatif

Metode analisis deskriptif kuantitatif adalah pengujian, pengukuran, dan hipotesis sebuah teori berdasarkan perhitungan analisis secara matematika dan statistik. Umumnya penyajian data pada metode kuantitatif diperoleh dari proses survey dan eksperimen (observasi).

Dibandingkan dengan teknik uji kualitatif, pada teknik pengujian kuantitatif ini memiliki karakteristik khusus yakni sampel data yang lebih objektif, terdefinisi dan juga terstruktur.

Metode penelitian jenis ini umumnya menggunakan sampel data berupa grafik, tabel/matriks, laporan dan angka yang dapat diukur nilai pastinya. Hal inilah yang membuat analisis kuantitatif lebih membutuhkan banyak responden.

Teknik analisis deskriptif kuantitatif mengkonfirmasi sebuah asumsi/ teori penelitian melalui pengukuran data angka dan juga grafik. Hal ini membuat metode kuantitatif lebih mengedepankan aspek fakta pada studi penelitian.

Analisis Deskriptif Kualitatif

Metode analisis deskriptif kualitatif adalah teknik analisis yang difokuskan pada pemahaman akan suatu permasalahan, konteks, kompleksitas, dan subjektivitas. Sumber data kualitatif bisa berupa teks, audio, dan juga data visual (gambar atau video).

Berbeda dengan motode kuantitatif, analisis deskriptif kualitatif biasanya lebih difokuskan pada permasalah secara mendalam dari suatu penelitian sehingga umumnya hanya membutuhkan sedikit responden.

Metode analisis jenis ini tidak selalu diukur dengan menggunakan angka pasti yang dapat digunakan pengembangan grafik dan diagram seperti halnya pada metode kuantitatif.

Teknik ini dilakukan dengan cara menyederhanakan dan mengkategorikan sampel data yang umumnya didapatkan melalui hasil wawancara yang mendalam, observasi dan juga Focus Group Discussion (FGD).

Ukuran Analisis Statistik Deskriptif

Dalam teknik analisis data deskriptif, diketahui ada dua pengukuran yang digunakan. Dua pengukuran yang dimaksud adalah:

  1. Ukuran Pemusatan

Ukuran pemusatan ini merupakan metode yang paling lazim atau umum digunakan dalam analisis deskriptif. Metode pengukuran ini lebih berfokus pada penggambaran data yang ada di titik pusat. Secara umum, kondisi data dapat dilihat dengan memperhatikan letak dari pusat data tersebut.

Pusat data sendiri umumnya berada pada nilai tengah, meski memang pada kenyataannya tidak selamanya demikian. Guna membuktikannya secara matematis, pengukuran yang umum dilakukan adalah mean, median serta modus.

  1. Ukuran Keragaman

Metode pengukuran yang digunakan dalam metode deskriptif analisis adalah dengan ukuran keragaman. Ukuran keragaman ini adalah ukuran yang digunakan untuk menyajikan bagaimana sebaran data yang dianalisa. Ukuran keragaman akan menunjukkan bagaimana kondisi persebaran data pada kelompok data yang dimiliki.

Dengan metode ini kemudian dapat diketahui seberapa jauh data-data bisa tersebar dari ukuran pemusatan datanya. Hasilnya, apabila sebaran data rendah, maka persebaran data tidaklah jauh dari pusatnya. Begitu pula sebaliknya, apabila sebarannya tinggi, maka persebaran data tersebut pun terbilang jauh dari pusatnya.

Nilai pengukuran yang digunakan untuk mengetahui hal tersebut bisa dengan range, quartiles range, persentil, desil, varians, standar deviasi, skewness, kurtosis dan lain sebagainya. Dengan nilai-nilai tersebut, pengukuran akan jadi lebih terkategorikan dengan lebih spesifik.

Bentuk Penyajian Data Analisis Deskriptif

Komponen dasar dari metode analisis deskriptif terdiri dari mean, median, modus, simpangan baku dan varian. Selain itu, dalam proses penyajian datanya, terdapat empat parameter pengukuran data yang digunakan yaitu data nominal, data ordinal, data interval dan data rasio.

Hasil analisa data dengan menggunakan metode analisa data deskriptif disajikan dalam berbagai bentuk. Pada dasarnya, penyajian data haruslah bersifat lengkap, komunikatif, dan menarik serta membuat pembaca bisa lebih mudah dalam memahami isinya.

Dalam hal ini, penyajian hasil analisa deskriptif umumnya disajikan dalam bentuk tabel, diagram, grafik ataupun pictogram. Semua bentuk jenis penyajian data yang digunakan ini sifatnya komunikatif, menarik dan membuat data jadi lebih mudah dipahami.

Untuk langkah langkah penyajian data pada teknik analisis deskriptif terdari dari 5 langkah, diantaranya sebagai berikut :

  1. Langkah 1: Mendeskripsikan ukuran sampel data.
  2. Langkah 2: Mendeskripsikan pusat data.
  3. Langkah 3: Mendeskripsikan penyebaran data.
  4. Langkah 4: Nilai bentuk dan penyebaran distribusi data.
  5. Langkah 5: Membandingkan data dari kelompok yang berbeda.

Contoh Soal Analisis Deskriptif

Penggunaan analisis deskriptif kualitatif ini bisa dilihat dalam berbagai kasus untuk menentukan berbagai hal. Ada contoh analisis deskriptif yang digunakan untuk menentukan rentang data, varians dan lain sebagainya. Berikut contohnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *