Pengertian dan Fungsi Avometer

Posted on

AVOmeter adalah ?☑️ Pengertian apa itu avometer☑️ dilengkapi jenis, fungsi, bagian dan cara menggunakan avometer Digital & Analog☑️

Ada beragam jenis alat ukur, salah satunya adalah avometer yang memiliki fungsi khusus untuk mengukur listrik. Avometer adalah alat ukur yang tidak hanya dapat mengukur ada tidaknya listrik pada suatu objek, ia juga dapat menghitung tegangan dan resistensi pada komponen elektronika.

Apabila Anda hendak menggunakan alat ukur ini dalam waktu dekat, mengetahui berbagai fungsi komponennya menjadi hal yang harus dilakukan. Ini akan membuat perhitungan dan penggunaan yang Anda lakukan terhindar dari kesalahan.

Pengertian Avometer

avometer adalah
Gambar Avometer

AVOmeter adalah alat ukur kelistrikan yang digunakan untuk mengukur besaran arus listrik, tegangan dan juga hambatan listrik pada rangkaian elektronika. Avometer pertama kali ditemukan pada tahun 1923 oleh Automatic Coil Winder and Electrical Equipment Co.

Sedangkan untuk perkembangan konsep desain AVOmeter ini pertama kali dikenalkan oleh ilmuwan asal Skotlandia Utara Donald Macadie pada tahun 1923 yang merupakan seorang perwira senior di Departemen Pabrik Kantor Pos di London.

Alat ukur ini disebut sebagai avometer karena ia memiliki fungsi yang terdiri dari 3 alat ukur yang disatukan. Namanya diambil dari 3 singkatan arus listrik.

Diantaranya ampere untuk menghitung arus listrik, volt untuk menghitung tegangan listrik, dan terakhir adalah ohm untuk menentukan resistensi atau hambatan listrik suatu komponen elektronika.

Fungsi avometer yang lengkap tersebut membuatnya menjadi alat yang biasa ditemukan di tempat perbaikan peralatan elektronik. Menurut jurnal Usu.ac.id, alat ini juga dikenal dengan nama multimeter karena kelengkapan fungsinya yang multifungsi untuk berbagai keperluan.

Bagian Bagian Avometer

bagian bagian avometer
Via : Panduanteknisi.com

Avometer memiliki bentuk kotak, umumnya berwarna hitam dengan garis biru, merah, dan hitam untuk membedakan perhitungan masing-masing. Ada beberapa bagian bagian avometer yang harus ada pada alatnya, antara lain:

  1. Selector untuk ohm meter.
  2. Selector untuk ac volt dan dc volt.
  3. Selector untuk amphere meter.
  4. Pengatur angka kalibrasi yang berbentuk lingkaran.
  5. Tersedia skala penunjukan dan skrup pengatur jarum.
  6. Terdapat prob positif dan negatif untuk mempermudah perhitungan.
  7. Posisi DCV ( 0.1, 0.5, 2.5, 10, 50, 250, 1000)
  8. Posisi ACV (10, 50,250, 1000)
  9. Posisi DcmA (µ50, 2,5, 25, 0,25A)
  10. Posisi Ohm (x1, x10, x10, x1000, dan x10000)
  11. Zero Adjustment (Pointer jarum penunjuk)

Jenis Avometer

Terdapat dua jenis alat ukur avometer ini, yang fungsinya serupa namun dibedakan dengan model perhitungan yang digunakan. Dua jenis tersebut adalah avometer model digital dan avometer model analog, yang masih bisa ditemukan sampai sekarang.

Untuk memudahkan Anda dalam menggunakan alat ini, ada dua pilihan jenis avometer yang bisa dipilih, yakni:

  • AVOmeter Analog

avometer analog
Gambar avometer analog

Merupakan model avometer yang display range menggunakan jarum, sehingga pengguna harus memperhatikan jarum tersebut agar dapat menentukan nilai yang tepat. Ketika menggunakannya perlu pemahaman ekstra dan latihan untuk bisa menggunakan tanpa hambatan.

Ia lebih unggul dibandingkan model analog karena bisa mengukur sinyal fluktuatif, yang tidak bisa dihitung oleh avometer analog. Kekurangan dari avometer ini adalah ia menggunakan jarum sebagai alat ukur, yang perlu ketelitian pengguna.

  • AVOmeter Digital

avometer digital
Gambar avometer digital

Jenis jenis avometer yang kedua adalah model digital, dimana perhitungan bisa dilakukan secara otomatis dan langsung ditampilkan dalam layar avometer. Ia lebih praktis dan memberikan hasil yang lebih akurat, bahkan dengan angka di belakang koma.

Keunggulan dari avometer digital yang cukup membantu dalam pengukuran adalah dibekalinya fitur auto polaritas, sehingga dapat memperkecil anda melakukan kesalahan dalam menyambungkan terminal.

Fungsi Avometer

fungsi avometer

Fungsi AVOmeter yang utama adalah untuk mengukur besaran arus, tegangan dan juga hambatan listrik pada suatu rangkaian elektronika.

Setelah mengetahui pengertian dari avometer, mengetahui keseluruhan fungsinya yang tepat juga harus dilakukan. Berikut adalah fungsi avometer, baik avometer digital dan analog :

  1. Ia digunakan untuk mengukur tegangan listrik jenis AC, yang biasanya ditemukan di komponen dengan tegangan listrik dari PLN.
  2. Avometer juga dapat digunakan untuk mengukur tegangan listrik model DC yang ditemukan dalam komponen aki, baterai, dan yang lainnya.
  3. Ia dapat dipakai untuk mengukur kapasitor sekaligus resistansi pada resistor.
  4. Digunakan untuk mengukur baik tidaknya fungsi dari suatu resistor dan konektiivtas dari konektor pada komponen yang hendak diukur.
  5. Karena avometer adalah alat ukur yang lengkap, ia bisa mengukur arus DC dengan batasan 250 mA untuk jenis analog, dan jenis digital ia bisa menghitung hingga 10 A.

Avometer paling baru bahkan memiliki selector khusus, sehingga mereka bisa digunakan untu mengukur tegangan yang ada pada baterai. Sehingga diketahui apakah sumber energi listrik pada baterai tersebut masih dapat digunakan atau sudah tidak bisa dipakai.

Cara Menggunakan Avometer

avometer

Untuk mengetahui cara menggunakan avometer dengan benar, panduan berikut ini bisa Anda terapkan, diantaranya:

  1. Sebelum digunakan, cek terlebih dahulu jenis jarum penunjuk yang dipakai dalam avometer tersebut.
  2. Perhatikan knob atau saklar yang ada, kemudian atur perhitungan dengan nilai apa yang akan diakukan. Anda bisa menggunakan ampere, voltage, atau ohm sesuai kebutuhan setelah setting pengaturan knob dilakukan.
  3. Masukkan lubang pada kabel jack, bagian positif tempatkan pada bagian positif, begitu pula sebaliknya. Jangan sampai terbalik, karena kedua kabel jack tersebut akan menunjukkan tegangan polaritas.
  4. Perhatikan kembali apakah baterai avometer sudah terpasang dengan baik, kemudian lihat jarum penunjuk pada alat tersebut. Ia akan bergerak sesuai dengan cara kerja avometer untuk menentukan fungsi dan nilai suatu komponen.

Contoh Soal Pengukuran Menggunakan Avometer :

1. Sekelompok mahasiswa Universitas Brawijaya Malang melakukan pengukuran menggunakan AVOmeter hingga didapatkan angka 10 pada layar, nilai selector switch yang dipilih adalah 50 dengan batas ukur 10. Berapakah hasil tegangan listrik yang diperoleh dari pengukuran tersebut ?

Diketahui
Skala yang dipilih = 50
Skala terbesar layar = 10
Angka pada jarum penunjuk = 10

Tegangan Listrik = (50:10) x 10
= 50 Volt

Info Alat Ukur Kelistrikan Lainnya :
Galvanometer Voltmeter
Multitester Amperemeter

Demikianlah pengertian dan penjelasan lengkap mengenai avometer yang bisa wikielektronika.com paparkan, karena avometer adalah alat ukur, maka Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di pasaran. Harganya tidak terlalu mahal dan bisa Anda jangkau dengan budget yang terbatas, sesuai dengan jenisnya apakah ingin model analog atau digital.

5/5 - (1 vote)
Related posts:
Gravatar Image
Mahasiswa telat lulus yang lagi hobi mempelajari Ilmu Elektronika!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *