Pengertian dan Contoh Besaran Turunan

5 min read

Besaran Turunan adalah ?☑️ Pengertian, Satuan, Simbol, Dimensi dan Contoh macam macam besaran Turunan dilengkapi Soal dan Pembahasan☑️

Anda tentu tidak asing dengan istilah besaran turunan, besaran ini merupakan jenis besaran yang dipakai untuk mengukur suatu objek tertentu yang didapatkan berdasarkan perhitungan dari turunan besaran pokok.

Karena merupakan turunan dari besaran pokok, maka ia memiliki banyak jenis. Guna membantu teman teman dalam mencari ragam besaran turunan dan satuannya, berikut kami sajikan ulasan lengkapnya.

Pengertian Besaran Turunan

besaran turunan
Via : Myhometuition.com

Apa yang dimaksud dengan besaran turunan ? Menurut physics.nist.gov, pengertian besaran turunan adalah besaran yang didapatkan dari hasil perhitungan, turunan maupun kombinasi besaran pokok yang memiliki satuan eksponen (hasil kali atau bagi dari satuan dasar besaran pokok).

Menurut ketetapan satuan internasional, terdapat beberapa jenis besaran turunan. Diantara yang termasuk besaran turunan adalah gaya, usaha, kecepatan, percepatan, luas, volume, massa jenis, momentum, daya, frekuensi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Ragam besaran turunan diatas diperoleh dari turunan 7 besaran pokok yang ada. Contoh besaran turunan misalnya seperti volume yang diperoleh dari turunan besaran pokok panjang, massa jenis diperoleh dari turunan besaran pokok massa, kecepatan diperoleh dari besaran pokok waktu, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Contoh Besaran Turunan

contoh besaran turunan

Jumlah besaran turunan cukup banyak, hal tersebut karena jumlah turunan dari besaran pokok yang juga bervariasi. Dari tujuh turunan besaran pokok berdasarkan dimensi internasional, berikut adalah contoh besaran turunan berdasarkan satuan internasional (SI) :

  • Massa Jenis dengan satuan kg/m3

Massa jenis adalah besaran turunan yang diturunkan dari besaran pokok massa dan turunan dari besaran pokok panjang yaitu volume. Besaran turunan massa jenis ini didapatkan dari perhitungan antara massa dibagi dengan jumlah volume. Satuan yang dipakai adalah kilogram per meter kubik (kg/m3).

  • Kecepatan (V) dengan satuan m/s

Kecepatan merupakan salah satu besaran turunan yang didapatkan dari perhitungan jarak yang telah ditempuh dibagi dengan waktu tempuh. Satuan yang dipakai untuk kecepatan adalah meter per sekon atau meter per detik.

  • Percepatan (a) dengan satuan m/s2

Untuk mendapatkan besaran turunan dan satuannya terkait dengan percepatan, maka Anda harus mengetahui kecepatan dan waktu tempuh. Nantinya kecepatan akan dibagi dengan jumlah waktu tempuh, yang akan menghasilkan satuan meter per detik kuadrat.

  • Gaya (N) dengan satuan Newton (kg m/ s2)

Merupakan satuan turunan yang didapatkan berdasarkan perkalian antara massa dengan percepatan. Satuan yang nantinya akan didapatkan dari perhitungan tersebut adalah newton, yang sama dengan kilogram per meter sekon kuadrat.

  • Usaha (J) dengan satuan Joule (kg m2 s2)

Satuan turunan adalah satuan yang didapatkan dengan perhitungan rumus, usaha merupakan salah satunya. Usaha didapatkan berdasarkan gaya yang sudah didapatkan hasilnya dikalikan dengan jarak. Untuk satuan turunannya adalah joule, yang setara dengan kilogram meter persegi per secon kuadrat.

  • Luas dengan satuan m2

Besaran turunan yang pertama adalah besaran luas, yang didapatkan dari perkalian antara panjang dan lebar suatu benda dua dimensi. Sedangkan satuan yang digunakan untuk hasil akhir besaran luas adalah satuan meter persegi.

  • Volume dengan satuan m3

Contoh besaran turunan selanjutnya adalah perhitungan volume, yang merupakan hasil akhir dari perkalian panjang, ebar dan juga tinggi suatu objek benda. Hasil satuan dari perhitungan tersebut adalah meter kubik.

  • Daya (W) dengan satuan Watt

Selanjutnya adalah daya , yang bisa didapatkan dengan mengetahui usaha dan waktu. Nantinya usaha akan dibagi dengan waktu, yang akan menghasilkan satuan watt. Watt setara degan nilai satuan kilogram meter persegi per secon kuadrat.

  • Tekanan (P) dengan satuan Pascal

Tekanan juga merupakan dimensi besaran turunan yang diakui oleh standar internasional. Untuk melakukan perhitungan tekanan, maka dibutuhkan gaya dan juga luas, dimana gaya nantinya akan dibagi dengan luas untuk mendapatkan hasil satuan pascal.

  • Momentum dengan satuan Kg m/s

Terakhir adalah momentum, yang merupakan hasil perkalian antara massa dengan kecepatan. Hasil satuan dari perhitungan satuan momentum adalah kilogram meter per secon.

Selain lima satuan turunan yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat pula besaran turunan tambahan yang diakui oleh dunia internasional. Satuan turunan tersebut diantaranya adalah gaya, tekanan, momentum, usaha dan juga daya.

Tabel Satuan & Dimensi Besaran Turunan

Untuk lebih mudah dalam mempelajari besaran turunan dan satuannya, berikut bisa anda simak tabel besaran turunan yang dilengkapi dengan satuan internasional dimensi besaran turunan, simbol dan juga rumus perhitungannya.

Besaran Turunan Satuan (SI) Dimensi Simbol & Rumus
Gaya Newton (kg m/ s2) F = m a
Usaha Joule (kg m2 s2) W = F s
Kecepatan Jarak/Waktu (m/s) V : LT-1 v=s/t
Percepatan L T2 (m/s2) a : LT-2 a= Δv/ Δt
Daya Watt (kg.m^2.s^-3) P=W/t
Momentum ¹ Kg m/s [M][L][T]⁻ P = m v
Massa jenis Rho (kg/m3) ρ ρ= m/V
Frekuensi Hertz (s1) f = 1/t
Muatan Coulomb I = Q/t
Tegangan Volt V = I R
Hambatan Ohm ( R R = V / I
Impuls kg.m/s N s I = F Δt

Keterangan :

  • Dimensi umumnya ditulis dalam bentuk simbol seperti yang tertera pada tabel diatas
  • Dimensi tidak dipengaruhi oleh faktor besarnya pengukuran
  • Penulisan nama besaran dituliskan dalam kurung persegi
  • Dimensi besaran turunan dapat diperoleh dari dimensi pada besaran pokok yang ada

Alat Ukur Besaran Turunan

alat ukur besaran turunan

Setelah mengetahui kelompok besaran turunan, ada baiknya Anda mengetahui alat ukur yang digunakan untuk mengukur besaran turunan. Sama seperti besaran pokok, ia memiliki alat khusus yang bisa mengetahui suatu besaran turunan tanpa menggunakan rumus, berikut adalah diantaranya:

  1. Speedometer, merupakan alat yang sering digunakan untuk mengukur kecepatan, sering dipasang pada kendaraan.
  2. Dinamoeter, merupakan alat yang digunakan untuk mengukur besaran gaya suatu objek.
  3. Hygrometer, merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kelembapan udara. Pada alat ukur hygrometer ini satuan besaran turunan telah ditentukan tanpa menggunakan rumus, sehingga lebih mudah dipahami.
  4. Ohm Meter, merupakan alat yang digunakan untuk mengukur hambatan listrik yang dimiliki oleh suatu objek terhadap listrik.
  5. Barometer, adalah alat yang dipakai untuk mengukur besaran turunan dengan hasil berapa jumlah tekanan udara luar yang ada.
  6. Kalorimeter, adalat yang dipakai untuk mengukur besarnya kalori pada jenis dan zat yang ada.

Contoh Soal Besaran Turunan

Guna mempermudah teman teman dalam memahami materi besaran turunan ini, berikut kami sajikan berbagai bentuk contoh soal lengkap dengan jawaban pembahasan yang semoga bisa membantu teman teman semua untuk lebih matang dalam memahami materi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *