Contoh Diagram Panah dan Fungsinya

2 min read

Dengan kata lain, diagram panah digunakan untuk mengevaluasi dan meninjau proyek dan perencanaannya. Ini adalah pengembangan dari bagan Gantt yang sudah lebih dahulu dikenal, tetapi sifatnya lebih fleksibel. Pasalnya, diagram panah dan ekstensinya dapat mengungkap lebih banyak detail.

Fungsi Diagram Panah

contoh diagram panah

Fungsi diagram panah yang utama adalah untuk menyatakan sebuah relasi data melalui gambar pola arah panah. Arah panah tersebut menyatakan sebuah hubungan antara anggota himpunan data yang ada.

Diagram panah tentunya juga memiliki fungsi lainnya seperti media alat bantu dalam mengatur sebuah proyek. Berikut sejumlah fungsi yang perlu Anda pahami agar pemanfaatannya dapat dilakukan dengan tepat.

  • Mengidentifikasi hubungan  data

Diagram panah didefinisikan sebagai alat perencanaan manajemen baru yang menggambarkan hubungan antara faktor-faktor dalam situasi kompleks. Diagram ini akan membantu menampilkan hubungan timbal balik atau hubungan sebab-akibat.

  • Membuat jadwal

Ini juga merupakan alat statistik yang digunakan untuk merencanakan jadwal secara tepat untuk tugas apa pun guna mengontrolnya dengan efektif selama proses berlangsung. Diagram panah membantu dalam menetapkan rencana yang paling cocok untuk suatu proyek.

  • Menunjukkan implikasi

Biasanya, arah diagram panah menunjuk ke kanan. Ini berarti menyiratkan suatu maksud tertentu atau disebut juga implikasi. Sebagai contoh, P -> q, ini berarti “jika p maka q”. Jadi, jika p benar maka begitu pun q.

  • Merepresentasikan suatu fungsi

Anda perlu mengecek sebuah diagram untuk melihat apakah garis vertikal yang ditarik akan memotong kurva lebih dari sekali. Jika ada garis seperti itu, diagram tidak mewakili fungsi. Namun, jika tidak ada garis vertikal yang dapat memotong kurva lebih dari satu kali, maka diagram tersebut merepresentasikan suatu fungsi.

Cara Membuat Diagram Panah

gambar diagram panah
Contoh gambar diagram panah

Sebenarnya, sudah banyak software yang dapat digunakan untuk menggambar sebuah diagram panah. Namun, prinsip dasarnya akan mengikuti langkah-langkah konvensional berikut ini.

  • Buatlah daftar semua tugas yang diperlukan dalam proyek. Salah satu caranya adalah dengan menulis setiap tugas di bagian atas catatan tempel. Di tengah kartu, gambar panah horizontal yang menunjuk ke kanan
  • Tentukan urutan tugas yang benar. Lakukan ini dengan mengajukan tiga pertanyaan atas setiap tugas, mana yang harus didahulukan? Tugas mana yang dapat dilakukan secara bersamaan? Tugas mana yang wajib dikerjakan sesaat setelah sebuah tugas selesai?
  • Jika Anda menggunakan catatan tempel, susunlah secara berurutan pada selembar kertas besar. Waktu harus mengalir dari kiri ke kanan dan tugas yang bersamaan harus disejajarkan secara vertikal. Sisakan ruang di antara catatan tersebut.
  • Di antara setiap dua tugas, buatlah tanda khusus. Tanda ini akan menunjukkan awal atau akhir tugas, dan sekaligus, membantu memisahkannya secara visual.
  • Setelah alur tugasnya dipastikan benar, beri label semua acara tersebut secara berurutan dengan nomor atau huruf yang dilingkari.

Contoh Soal Diagram Panah

Seperti yang telah diketahui, bahwasanya diagram panah digunakan untuk menjadwalkan kegiatan dalam rencana proyek. Hubungan prioritas antara aktivitas diwakili oleh lingkaran yang dihubungkan oleh satu atau lebih panah.

Panjang panah dapat digunakan untuk mewakili durasi aktivitas yang relevan, atau dengan gambar. Pada prinsipnya, diagram panah hanya menunjukkan hubungan dari awal ke akhir. Ini berarti, setiap aktivitas harus selesai sebelum aktivitas selanjutnya dimulai.

Sebagai contoh, amati gambar diagram panah berikut ini :

Galih Wsk Dengan pengetahuan dan keahliannya yang mendalam di bidang elektro dan statistik, Galish WSK alumni pascasarjana ITS Surabaya kini mendedikasikan dirinya untuk berbagi pengetahuan dan memperluas pemahaman tentang perkembangan terkini di bidang statistika dan elektronika via wikielektronika.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page