Pengertian dan Fungsi Galvanometer

Posted on

Galvanometer adalah?☑️ Berikut pembahasan lengkap apa yang dimaksud dengan galvanometer☑️ Jenis, Fungsi, Rumus dan Cara kerja Galvanometer!

Ada banyak alat yang digunakan untuk mengetahui apakah listrik tersedia pada suatu komponen atau tidak. Terdapat alat khusus yang digunakan untuk mengetahuinya, yakni galvanometer. Galvanometer merupakan alat yang memiliki prinsip kerja untuk menentukan apakah suatu komponen terdapat arus listrik atau tidak.

Galvanometer Adalah?

galvanometer adalah

Apa itu galvanometer ? Secara umum, pengertian galvanometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur besaran arus listrik melalui gerakan jarum magnet berdasarkan pembelokan/ perpindahan kumparan.

Rumus galvanometer adalah R = (V/Ig) – G , dengan I = arus defleksi skala penuh dalam voltmeter, V = nilai beda potensial yang akan diukur oleh voltmeter, dan G = hambatan galvanometer.

Jenis alat ukur yang satu ini merupakan komponen elektromekanis, yang digunakan untuk mengukur apakah terdapat arus listrik dalam sebuah komponen. Prinsip kerjanya cukup sederhana, ia akan menghasilkan lendutan putar yang merespon arus listrik kecil.

Nantinya lendutan tersebut akan mengalir melalui koil medan magnet yang tersedia di dalamnya, sehingga terjadi aliran yang konstan. Dulunya cara kerja galvanometer cukup sederhana tanpa adanya kalibrasi, sekarang alat ini memiliki fungsi yang lebih kompleks dengan kemampuan kalibrasi yang baik.

Bagian Bagian Galvanometer

galvanometer

Antara galvanometer analog dan digital, sebenarnya keduanya memiliki komponen yang sama di dalamnya. Ia hanya dibedakan dengan adanya layar monitor yang bisa menampakkan hitungan secara otomatis, yang tidak dimiliki oleh model galvanometer analog.

Ada beberapa bagian lain yang bisa ditemukan dalam galvanometer, diantara bagian bagian galvanometer tersebut adalah:

  1. Skala yang digunakan untuk mengukur tegangan listrik pada suatu komponen elektronika.
  2. Adanya jarum yang tersambung dengan kumparan, besi lunak, dan pegas spiral.
  3. Terdapat saki sebagai awal angka perhitungan.
  4. Terdapat medan magnet untuk mengukur tegangan dan menentukan apakah tersedia arus listrik disana.

Jenis Galvanometer

jenis galvanometer

Jenis jenis galvanometer ada dua, yakni model analog dan dan model digital. Keduanya memiliki fungsi yang sama, namun dengan model hasil perhitungan yang berbeda sebab dengan galvanometer digital, Anda bisa membaca hasil secara langsung.

Sedangkan menurut sejarah perkembangan alat ukur galvanometer, tersedia beberapa jenis dari galvanometer, yang ditemukan secara bertahap sejak awal perkembangannya di abad ke-19, diantaranya adalah:

  • Tangent

Merupakan jenis pertama dari galvometer, ia digunakan untuk menentukan apakah ada arus listrik di suatu komponen dan mengukurnya. Terdapat jarum kompas pada alat ukur yang satu ini, dan ia bisa menentukan medan magnet yang tidak diketahui oleh medan magnet bumi.

  • Astatic

Jenis jenis galvanometer selanjutnya adalah astatic, yang berfungsi dengan mandiri dan tidak membutuhkan medan magnet bumi atau bidang bumi yang lain. Ia ditemukan pada tahun 1825 dan masih bisa dipakai sampai sekarang, tentunya dengan pengubahan dan perkembangan.

  • Mirror

Merupakan jenis dari galvanometer yang memiliki sensitifitas lebih tinggi dibandingkan dengan galvanometer pada umumnya. Karena fungsi galvanometer adalah mengetahui ada tidaknya arus listrik, alat ini bisa mendeteksi arus listrik bahkan jika tegangannya sangat kecil.

  • Ballistic

Terakhir adalah jenis ballistic, yang merupakan alat ukur dengan kemampuan baca lebih baik dibandingkan dengan jenis galvanometer yang lain. Ballistic masih sulit ditemukan secara bebas, jadi informasi mengenainya masih belum lengkap atau dalam tahap perkembangan.

Fungsi Galvanometer

gambar galvanometer
Gambar galvanometer

Fungsi galvanometer yang utama adalah mengukur tegangan dan arus listrik dengan besaran yang rendah/ kecil, sehingga dapat diketahui apakah komponen atau alat yang diukur mampu memiliki tegangan listrik atau tidak serta memilikinya atau tidak.

Karena fungsinya sama dengan amperemeter, maka cara pemakaiannya kurang lebih juga serupa. Alat ukur ini tidak bisa digunakan untuk mengukur komponen dengan tegangan listrik yang besar, sebab ia memang dibuat untuk pengukuran sedang dan kecil.

Komponen yang ada didalamnya dibuat demikian sehingga bisa menentukan apakah komponen tersebut dapat memiliki tegangan listrik, dan jika ada berapa nilai maksimal yang dapat digunakan.

Selain dapat digunakan untuk mengukur arus listrik, ia juga dapat dipakai untuk menentukan beda potensial listrik secara rinci.

Prinsip Kerja Galvanometer

prinsip kerja galvanometer

Setelah mengetahui fungsi dari alat ukur tersebut, ada baiknya Anda juga mengetahui bagaimana prinsip kerjanya. Prinsip kerja yang digunakan oleh alat galvanometer adalah mengikuti Gaya Lorentz. Arah gaya lorentz selalu tegak lurus dengan arah dari kuat arus listrik dan induksi magnetik.

Berikut adalah urutan bagaimana cara kerja sebuah galvanometer, diantaranya:

  1. Terdapat koil kecil di dalam galvanometer, yang nantinya menjadi tempat lintasan skala yang telah dikalibrasi.
  2. Akan terdapat pegas torsi kecil di dalamnya, sehingga ia bisa menunjukkan posisi yang lebih presisi di angka nol.
  3. Arus listrik yang terdapat pada suatu komponen akan mengalir melalui koil yang tersedia, kemudian menghasilkan medan magnet. Medan magnet inilah yang selanjutnya akan memastikan apakah terdapat arus listrik pada komponen tersebut.
  4. Koil akan berputar, kemudian mendorong pegas dan menggerakkan petunjuk, dan pengguna dapat mengetahui langsung apakah terdapat arus listrik di komponen yang diperiksa.

Arah gerak jarum galvanometer dipengaruhi oleh kecepatan magnet yang dimasukkan di sekitar solenoida. Hal ini karena pada ujung kumparan terdapat arus listrik sehingga ketika berdekatan dengan kutub magnet, kumparan akan mengalami gaya gerak listrik induksi elektromagnetik (GGL Induksi).

Cara menggunakan galvanometer kurang lebih sama dengan voltmeter maupun multimeter, yakni dengan memasangkan tuas dan jack dari alat ukur tersebut ke komponen yang hendak diukur. Nantinya jarum yang ada di galvanometer akan bergerak dan menentukan arus yang ada pada listrik tersebut.

Demikian penjelasan mengeni galvanometer adalah alat ukur yang dipakai untuk menentukan tegangan pada suatu rangkaian listrik. Semoga informasi yang wikielektronika tuliskan dapat membantu Anda yang hendak menggunakan galvanometer dalam waktu dekat.

5/5 - (1 vote)
Keyword :

pengertian galvanometer

Related posts:
Gravatar Image
Mahasiswa telat lulus yang lagi hobi mempelajari Ilmu Elektronika!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *