Pengertian dan Contoh Membuat Histogram

4 min read

Histogram adalah?☑️ Berikut pengertian secara detail, contoh diagram☑️ dan juga panduan cara membuat histogram di Excel☑️

Penyajian data dalam statistika bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah menyajikannya dalam bentuk histogram. Dalam konteks statistik, histogram merupakan representasi grafik yang menunjukkan impresi visual dari distribusi sekelompok data.

Histogram ini berbentuk diagram batang dengan fungsi untuk menampilkan data kelompok ke dalam bentuk diagram batang. Untuk lebih mudah dalam memahaminya, berikut kami ulas apa itu histogram, contoh diagram, dan juga cara membuat histogram di excel dengan mudah.

Apa Itu Histogram

histogram adalah
Via : Youtube.com

Dalam ilmu statistika, pengertian histogram adalah representasi grafis (diagram) yang mengatur dan menampilkan frekuensi data sampel pada rentang tertentu. Frekuensi data yang ada pada masing-masing kelas direpresentasikan dengan bentuk grafik diagram batang atau kolom.

Prinsip kerja histogram ialah dengan menjadikan sekumpulan data sampel penelitian menjadi bentuk visual yang mudah ditafsirkan dengan mengambil titik data kemudian mengelompokkannya kedalam rentang yang logis.

Grafik histogram ini dibuat berdasarkan satu kelas interval pada sumbu horizontal berupa frekuensi yang absolut dengan frekuensi relative (presentase) berada pada sumbu vertikalnya. Artinya, angka yang terdapat pada sumbu vertikal menyajikan hasil observasi dari tiap kelas sampel data penelitian yang diuji.

Pada grafik histogram, variabel independen diplot sepanjang sumbu horizontal dan variabel dependen diplot sepanjang sumbu vertikal. Data muncul sebagai persegi panjang berwarna atau berbayang dari area variabel.

Dengan adanya histogram ini, orang yang membaca data tersebut bisa membaca pola data yang bahkan sulit dideteksi dari tabel sederhana.

Histogram dan Poligon Frekuensi

Selain histogram, ada bentuk grafik lain yang bisa digunakan untuk menyajikan data frekuensi. Histogram dan poligon sebenarnya dibuat dengan cara yang sama, yaitu menggunakan titik tengah yang didapat dari batas atas dan batas bawah data.

Yang membedakan adalah, kalau poligon dibuat dengan menghubungkan titik-titik tengah sisi bagian atas dari histogram lalu dihubungkan satu dengan yang lainnya oleh ruas-ruas garis.

Maka kemudian didapatkan poligon. Dalam satu tampilan diagram, bisa dibuat histogram serta poligon ini sekaligus.

Kelebihan Menggunakan Diagram Histogram

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, histogram ini sangat bermanfaat, terutama untuk memahami distribusi data. Dengan mengetahui persebarannya, kemudian bisa lebih memudahkan dalam memperoleh informasi, kemudian menganalisis lalu menyimpulkan dan mengambil tindakan.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan/ keunggulan dari penggunaan diagram histogram adalah sebagai berikut :

  • Menetapkan apakah suatu proses berjalan lancar

Dari data yang ditampilkan pada histogram, nantinya dapat diketahui perkembangan atau penurunan yang terjadi. Hal inilah yang dijadikan dasar untuk menetapkan apakah proses yang direpresentasikan melalui histogram ini berjalan lancar atau tidak.

  • Mendapatkan Informasi tentang Performa di Masa Sekarang

Pemanfaatan histogram juga bisa digunakan jika ingin mendapatkan informasi tentang performa yang sedang terjadi di masa sekarang. Hal tersebut bisa diketahui dari data yang direpresentasikan dalam grafik batang histogram.

  • Mengembangkan Pengukuran & Peningkatan Proses

Pemanfaatan berikutnya dari histogram ini adalah digunakan jika ingin mengembangkan pengukuran serta memonitor peningkatan proses. Hal tersebut memungkinkan karena grafik yang ditunjukkan dalam histogram dapat menampilkan peningkatan proses tersebut.

Cara Membuat Histogram

diagram histogram

Sebagai suatu cara menampilkan data, histogram adalah cara menampilkan data yang menarik dan informatif. Namun, untuk membuat histogram ini tidak bisa asal, ada tahapan dan langkah-langkah yang harus diikuti. Berikut langkah-langkahnya.

  • Mengumpulkan Data

Ini adalah fase atau tahap paling awal dan penting dalam pembuatan histogram. Data ini didapatkan dari proses pengambilan sampel yang dapat memenuhi perwakilan populasi.

  • Tentukan Besaran Range

Tahap berikutnya dari cara membuat histogram adalah menentukan besaran range. Untuk menentukan besaran range ini, terlebih dahulu harus dicari nilai terbesar dan terkecilnya. Nah, range itu didapatkan dari pengurangan nilai terbesar dengan nilai terkecil data.

  • Tentukan Banyaknya Kelas Interval

Jika sudah, maka tahap selanjutnya adalah menentukan banyaknya kelas interval. Pada tahap ini bisa digunakan tabel yang menentukan kelas interval berdasarkan jumlah sampel data yang digunakan.

  • Tentukan Lebar kelas Interval

Lebar kelas atau bisa juga panjang kelas bisa ditentukan dengan menggunakan rumus tertentu. Rumus yang digunakan adalah pembagian nilai rentang dengan banyaknya kelas.

  • Menentukan Frekuensi Tiap Kelas Interval

Agar penghitungan frekuensi ini semakin dimudahkan, bisa juga menggunakan tally pengelompokan lima. Cara ini akan memudahkan menghitung satu per satu frekuensi yang jatuh pada kelas interval.

  • Buat Diagram Histogramnya

Terakhir tinggal membuat diagram histogramnya. Pada tahap ini bisa dibuat secara manual maupun melalui excel. Yang harus diingat adalah garis horizontal menggunakan skala dari unit pengukuran data. Kemudian garis vertikal menggunakan skala frekuensi. Grafik batang lalu digambarkan dengan tinggi sesuai frekuensi tiap kelas interval.

Cara Membuat Histogram di Excel

YouTube player

Sumber : Channel AirynMath

Jika sebelumnya tadi dijelaskan tahapan dalam membuat histogram, yang harus diketahui berikutnya adalah cara membuatnya. Histogram ini bisa dibuat secara manual atau otomatis. Cara membuatnya yang lebih mudah adalah melalui Excel.

Cara membuat histogram di Excel sebenarnya relative mudah. Anda hanya perlu menyiapkan data yang akan dibuat dulu sebelumnya dalam bentuk Excel. Setelah itu, Anda hanya perlu memainkan menu ‘Insert’ > ‘Insert Statistic Chart’> lalu histogram. Cara ini lebih sederhana dan cepat tentunya. Berikut detailnya :

1. Buka Aplikasi microsoft Excel anda

2. Tulis data sampel penelitian anda kedalam tabel excel yang tersedia. Sebagai contoh kami gunakan data berat badan dan frekuensi berikut (lihat gambar!)

membuat histogram excel1

3. Selanjutnya Blok semua data pada tabel dan pilih menu ‘Insert’ > ‘Insert Statistic Chart’>Histogram

membuat histogram excel2

4. Selanjutnya akan muncul tampilan histogram seperti gambar dibawah ini. Lanjutkan dengan menekan menu tombol plus (+) di pojok kanan gambar histogram dan centang beberapa menu yang sekiranya anda butuhkan untuk ditampilkan pada diagram grafik.

membuat histogram excel3

Contoh Histogram Penelitian

Setelah anda memahami apa itu histogram dan juga cara membuatnya, selanjutnya akan kami sajikan contoh histogram sampel penelitian yang semoga bisa lebih memudahkan anda dalam memahaminya. Perhatikan ilustrasi gambar dibawah ini!

contoh histogram
Contoh Histogram Via : https://techtarget.com

Ilustrasi gambar histogram diatas merupakan contoh sampel data penitian hasil UAS mahasiswa statistika Universitas Brawijaya Malang. Setiap rentang skor digambarkan dengan warna tertentu. Modus dari data pada histogram berikut adalah 60, sedangkan untuk nilai mean histogram yaitu 0+10+20+30+40+50/6 = 25.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *