Pengertian dan Fungsi IC (Integrated Circuit)

Posted on

IC adalah? Berikut penjelasan lengkap apa itu IC ( Integrated Circuit) menurut KBBI ⭐ Jenis ☑️ Fungsi ☑️ Sejarah dan Klasifikasi IC ☑️

Komponen elektronika terdiri dari beberapa tipe dengan fungsi berbeda. Setipa dari komponen elektronika tersebut memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda beda. Ada satu yang disebut sebagai integrated circuit (IC) atau sirkuit terpadu. Lalu apa itu IC ? Berikut detail ulasannya.

Pengertian IC

IC Adalah

Secara singkat IC (Integrated Circuit) adalah gabungan beberapa komponen elektronika yang terdiri dari puluhan bahkan hingga jutaan serta terintegrasi pada sebuah rangkaian elektronika.

Sedangkan menurut istilah, IC adalah sebuah komponen elektronika aktif yang berisi ratusan hingga jutaan rangkaian dioda, transistor, kapasitor dan juga resistor yang terintregasi menjadi sebuah rangkaian elektronika dalam bentuk yang kecil.

Dari pengertian IC (Integrated Circuit), Anda mengerti bahwa satu IC terdiri dari banyak sekali komponen. Yang sering ditemukan adalah transistor, resistor, diode, kapasitor, dan lainnya. Rangkaian tersebut dibuat pada satu bidang semikonduktor. Contoh IC adalah chipset di smartphone atau processor di laptop.

Penemu & Sejarah Perkembangan IC

Sehjarah kelahiran IC (Integrated Circuit) pertama kali ditemukan ialah pada tahun 1958. Salah satu karyawan Texas Instrument bernama ‘Jack Kilby’ berhasil menemukan teknologi IC untuk pertama kalinya.

Penemuan ini kemudian dikembangkan oleh ‘Robert Noyce’, dimana ia berhasil melakukan fabrikasi IC dengan sistem interkoneksi pada sebuah Chip Silikon.

Saat sebelum ditemukan IC, perlengkapan Electronic waktu itu biasanya menggunakan Tabung Vakum sebagai elemen khusus yang selanjutnya diganti oleh Transistor yang mempunyai ukuran yang lebih kecil.

Tapi untuk menyusun sebuah serangkaian Electronica yang susah dan kompleks, membutuhkan elemen Transistor dengan jumlah yang banyak hingga ukuran piranti Electronica yang dibuatnya juga memiliki ukuran besar dan kurang pas agar bisa dibawa pergi (portable).

Tehnologi IC (Integrated Sirkuit) memungkinkannya seorang perancang Serangkaian Electronica untuk bikin sebuah perlengkapan Electronica yang lebih kecil, lebih enteng pada harga yang lebih dapat dijangkau.

Konsumsi daya listrik sebuah IC lebih rendah dibandingkan dengan Transistor. Karena itu, Integrated Sirkuit sudah jadi elemen Khusus dalam hampir semua perlengkapan Electronica yang kita pakai sekarang ini.

Tanpa Tehnologi IC (Integrated Sirkuit) kemungkinan sekarang ini kita tidak bisa nikmati perlengkapan Electronica Portable seperti Smartphone, Netbook, MP3 Player, Tablet PC, Konsol Games Portable, Camera Digital dan perlengkapan Electronica yang memiliki bentuk kecil dan bisa dibawa melancong kemana saja.

Fungsi IC

simbol IC
Simbol IC
  • Penguat sinyal dan daya

Fungsi IC yang paling sederhana adalah penguat sinyal, daya, dan power. Di alat elektronik misalnya radio, IC dipakai untuk menambah daya tangkap sinyal. Hal yang sama juga berlaku di alat seperti televisi.

  • Regulator

IC juga mampu bertindak sebagai regulator. Contohnya adalah IC yang digunakan untuk menentukan volume suara. Selain itu, IC juga bertugas mengelola tegangan yang diberikan pada komponen lain agar seimbang.

  • IC untuk microprocessor

IC merupakan satu chip yang terdiri dari banyak komponen membentuk rangkaian. Karena sangat kecil, Anda tidak akan melihatnya dengan langsung. Chip tersebut disebut juga microprocessor atau sebatas chipset untuk keperluan alat elektronik level tinggi.

Jenis Jenis IC

Anda akan menemukan berbagai jenis IC. Masing-masing memiliki fungsi dan aplikasi berbeda. Untuk mengerti lebih lanjut, simak daftar berikut ini yaitu jenis sesuai aplikasi.

  • IC Analog

IC Analog

Jenis jenis IC yang mudah ditemukan adalah analog. Tipe ini mampu menangkap, mengelola, dan menggunakan sinyal gelombang. IC tersebut berfungsi sebagai penguat daya, regulator, multiplier, dan fungsi lain terkait sinyal analog. Contoh IC regulator sering menggunakan tipe ini.

  • IC Digital

IC Digital

Jenis selanjutnya adalah digital. Berbeda dari sinyal analog, tipe digital hanya mengenal dua masukan yaitu kode biner 0 dan 1 atau sejenisnya. IC seperti ini dipakai untuk alat elektronik yang kompleks seperti laptop, smartphone, televisi, dan sebagainya.

  • IC Mixed

IC Mixed

IC berikutnya adalah gabungan analog dan digital di satu komponen. Pada umumnya, tipe ini berfungsi sebagai converter yaitu mengubah analog ke digital dan sebaliknya. Beberapa alat elektronik sangat membutuhkan tipe IC ini untuk memastikan sinyal sesuai dengan sistem yang dipakai.

Tipe lain yang juga masih kategori mixed adalah satu IC untuk dua fungsi. Komponen tersebut lebih canggih dari sebatas converter. IC tipe ini mampu menangkap dan mengelola dua tipe sinyal tanpa memakai dua komponen berbeda.

Klasifikasi IC

Gambar IC
Gambar IC (Integrated Circuit)

Terdapat banyak sekali jenis Integrated Circuit (IC) pada sebuah rangkaian elektronika. Beberapa pakar mengklasifikasikan varian varian Integrated Circuit menjadi beberapa bagian. Diantara klasifikasi klasifikasi yang ada pada IC adalah sebagai berikut.

IC Berdasarkan Jumlah Komponen

  • SSI dan MSI

Klasifikasi IC berdasar jumlah komponen dimulai dari SSI yaitu small scale integration. Ini merupakan IC yang terdiri dari puluhan transistor di satu komponen. SSI masih kurang memadai maka IC tipe MSI yaitu medium scale dibuat. Ini merupakan IC yang terdiri dari ratusan transistor. Pengembangan IC tersebut dimulai pada tahun 1960an..

  • LSI

IC berikutnya adalah tipe large scale integration. Transistor yang dimiliki terdiri dari ribuan yang saling berpadu di satu komponen kecil. Kapabilitasnya lebih besar sehingga mampu mengerjakan task dan command lebih efektif.

  • VLSI

Tipe lain IC adalah very large scale yaitu yang memiliki transistor hingga puluhan dan ratusan ribu. Ini merupakan IC yang hadir di era komputer awal. Alat elektronik membutuhkan kapasitas processing lebih tinggi sehingga komponen IC harus di upgrade. Hasilnya, transistor bertambah dan lebih banyak berkali lipat dari sebelumnya.

  • ULSI

Tipe selanjutnya adalah ultra yaitu jutaan transistor. IC seperti ini juga berkembang dengan puluhan juta bahkan milyaran transistor di satu chip.

Jumlah komponen di IC juga terkait dengan klasifikasi IC berdasar Package. Untuk yang komponen sedikit, bentuknya sederhana seperti single line. Untuk yang kompleks hingga jutaan, bentuk package dapat dibuat quad yang berbentuk persegi.

IC Berdasarkan Teknik Pembuatan

  • Monolithic

Klasifikasi IC berdasar teknik pembuatan dimulai dari monolithic. Semua komponen yaitu pasif dan aktif di satu integrasi. IC seperti ini juga lebih praktis tetapi fungsinya terbatas pada tujuan pembuatan IC.

  • Thick film dan thin film IC

Tipe selanjutnya adalah IC dimana yang tersedia hanya komponen pasif. Tipe ini membutuhkan IC lain yang berisi komponen aktif. Dengan cara terpisah, fungsi lebih fleksibel.

  • IC Hybrid

Tipe ketiga adalah menggabungkan monolithic dan thick film di satu board. Ini merupakan IC untuk berbagai kebutuhan baik khusus maupun umum. Satu IC terdiri dari beberapa komponen yang terintegrasi.

Info Elektronika Lainnya :
Pengertian dan Jenis Trafo Pengertian dan Jenis Dioda
Pengertian dan Jenis Kapasitor Pengertian dan Jenis Relay

Jika Anda sudah paham berbagai tipe IC, selanjutnya yakni contoh IC power. Fungsinya untuk mengatur daya di smartphone dan alat ini akan menyala saat menekan tombol power. Jika IC ini rusak, smartphone tidak menyala karena tidak menerima daya.

Penjelasan diatas menunjukkan IC adalah komponen yang penting di industri elektronika. Tanpa IC, alat canggih dan digital tidak akan tersedia. Selain itu, IC juga terus mengalami perkembangan dengan teknologi lebih canggih.

Keyword :

apa fungsi IC pada listrik,fungsi fungsi ic E4S397,fungsi IC,ic adalah,komponen ic,maksud dari IC ltk5128d200318

Related posts:
Gravatar Image
Mahasiswa telat lulus yang lagi hobi mempelajari Ilmu Elektronika!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *