Cara Menghitung Jangka Sorong

8 min read

Jangka Sorong Adalah? Berikut pengertian, Gambar Bagian, fungsi & cara membaca pengukurannya☑️ contoh soal cara menghitung jangka sorong☑️

Mengukur sebuah benda dibutuhkan alat ukur khusus yang bisa menghitung ukuran benda tersebut secara akurat dan presisi. Salah satu jenis alat ukur yang cukup dikenal adalah jangka sorong.

Alat ini biasa digunakan untuk mengukur panjang, namun mungkin tidak semua orang familiar dengan alat ukur ini. Untuk membantu anda dalam memahami apa itu jangka sorong dan cara membaca jangka sorong, berikut kami paparkan detail ulasannya.

Jangka Sorong Adalah ?

jangka sorong
Gambar Jangka Sorong

Sebelum membahas lebih jauh tentang alat ukur ini, lebih dulu harus mengenalnya. Jangka sorong adalah alat  ukur  dimensi  yang  mampu  mengukur  jarak, kedalaman, dan diameter dalam suatu objek dengan akurasi yang cukup tinggi, yaitu ±0,05mm.

Pada umumnya, jangka sorong memiliki beragam nama diantaranya seperti mistar ingsut, jangka ingsut, sigmat, scuiffmacth, vernier caliper, jangka geser, mistar geser, dan juga mistar sorong.

Lalu berapa tingkat ketelitian yang dimiliki alat ukur sigmat ini ? Berdasarkan satuan International, tingkat ketelitian yang dimiliki jangka sorong adalah 0,1 mm ; 0,05 mm ; 0,02 mm dan 0,01 mm.

Alat ukur ini umumnya dipakai dalam bidang industri teknik, mulai dari perancangan, pembuatan hingga proses pengecekan akhir produk. Alat ini dipakai secara luas karena bisa menyajikan hasil pengukuran yang akurat dan presisi. Selain itu, alat ini tergolong praktis sehingga mudah dibawa kemana-mana.

Bagian Bagian Jangka Sorong

bagian bagian jangka sorong
Gambar Bagian Bagian Jangka Sorong

Agar bisa menggunakan vernier caliper untuk melakukan pengukuran dengan hasil yang akurat, Anda juga harus tahu bagian-bagian dari alat ukur ini. Alat ini terdiri dari beberapa bagian yang sangat berpengaruh dalam proses pengukuran. Berikut adalah bagian bagian jangka sorong beserta fungsinya yang harus diketahui.

  1. Rahang Atas

Bagian pertama dari alat ukur ini bernama rahang atas. Rahang ini bisa diatur untuk mengukur diameter sebuah objek. Karena itu, bagian ini bisa digeser-geser sesuai bentuk dan ukuran objeknya.

  1. Pengunci Rahang

Letaknya berada di belakang rahang atas. Fungsinya adalah untuk mengunci rahang agar tidak bergerak sehingga hasil pengukuran bisa tetap akurat dan presisi karena alat ukurnya tidak bergerak.

  1. Skala Utama

Ini adalah bagian utama dari vernier caliper. Bagian ini berfungsi untuk membaca hasil nilai pengukuran. Skala ini bentuk dan tampilannya sama dengan skala baca yang biasa ditemukan pada penggaris.

  1. Rahang Bawah

Bagian rahang pada alat ukur ini sendiri sebenarnya terdiri dari satu pasang rahang, yaitu rahang atas dan rahang bawah. Nah, untuk rahang bawah ini fungsinya adalah untuk mengukur panjang objek dari arah luar.

  1. Tangkai Jangka Sorong

Berikutnya ada bagian yang bernama tangkai jangka atau tangkai ukur kedalaman. Fungsinya tentu saja untuk mengukur kedalaman sebuah objek dengan cara menggerakkan bagian rahangnya.

  1. Skala Nonius

Jika sebelumnya pada skala utama vernier caliper menunjukkan hasil pengukuran dalam satan cm maupun mm, maka skala nonius ini menunjukkan skala yang lebih kecil. Skala nonius ini menunjukkan 1/10mm namun ada juga yang menunjukkan skala 2/10mm.

Artinya, skala ini adalah skala terkecil dari yang ditunjukkan dari hasil pengukuran. Pada skala nonius, 10 skala panjangnya adalah 9mm. Dengan begitu, untuk setiap dua skala nonius yang letaknya saling berdekatan sama dengan 0,9mm.

  1. Roda Penggerak

Bagian terakhir bernama roda penggerak, yang fungsinya adalah untuk menggerakkan atau membuat rahang jangka secara perlahan-lahan. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar jangka sorong beserta nama masing-masing bagiannya berikut ini.

Fungsi Jangka Sorong

gambar jangka sorong
Gambar Jangka Sorong

Sering sekali kita dengar pertanyaan mengenai apa kegunaan jangka sorong? fungsi jangka sorong digunakan untuk mengukur apa? Maka jawaban yang benar mengenai fungsi dan kegunaan jangka sorong adalah untuk mengukur dimensi benda dengan bentuk dan ukuran (kecil) yang tidak bisa diukur dengan alat ukur biasa.

Misalnya, benda berukuran tipis, benda berbentuk bulat atau benda berbentuk lingkaran dengan rongga hingga benda yang berbentuk tabung. Semua benda ini akan sulit untuk mengukur jika menggunakan alat ukur biasa.

Maka dari itulah digunakan alat ukur ini. Secara umum, alat ukur ini memiliki fungsi yang cukup banyak. Jadi tidak heran jika penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam industri teknik cukup familiar. Berikut adalah beberapa fungsinya.

  • Mengukur Ketebalan Benda Berukuran Kecil

Benda-benda dengan ukuran ketebalan tipis tentu sangat sulit jika harus mengukur menggunakan alat ukur panjang biasa. Maka dari itu, untuk mengukur benda yang sangat tipis seperti plat, lempeng, seng dan sebagainya digunakan alat ini.

  • Mengukur Diameter Luar dan Dalam Suatu Objek

Ini adalah fungsi vernier caliper selanjutnya yang sangat dibutuhkan, yaitu untuk mengukur diameter luar dan dalam dari sebuah objek. Mengukur diameter benda berbentuk bulat memang bisa menggunakan alat ukur panjang biasa. Namun, itu hanya berlaku untuk beberapa benda saja.

Sedangkan benda-benda berbentuk lingkaran dengan rongga tentu akan lebih sulit jika harus menghitung dengan alat ukur biasa. Maka untuk memudahkan dan agar hasilnya akurat, maka digunakanlah alat ukur ini.

Jenis Jangka Sorong

jenis jangka sorong
Gambar Varian Jangka Sorong

a. Berdasarkan Bentuk & Skala

Setelah mengetahui bagian bagian jangka sorong beserta fungsinya, selanjutnya yang harus diketahui adalah jenis-jenisnya. Sebuah vernier caliper dapat digunakan untuk mengukur besaran panjang hingga ketelitian 0,1 mm atau 0,01 cm.

Jenis vernier caliper dibagi menjadi beberapa varian lagi, yaitu berdasarkan bentuk skalanya dan berdasarkan fungsi atau kegunaannya. Pertama akan dibahas jenis berdasarkan bentuk skalanya.

  1. Jangka Sorong Manual

Jenis yang pertama ini memiliki dua jenis skala, yaitu skala utama dan skala nonius atau juga dikenal dengan vernier. Skala utama terletak pada bagian rahang tetap sedangkan skala nonius berada pada bagian rahang geser. Jenis ini memiliki tingkat ketelitian hingga 0,1mm.

  1. Jangka Sorong Analog

Jenis jenis vernier caliper berdasarkan bentuk skalanya yang kedua adalah analog. Umumnya jenis ini sama dengan jenis jangka manual, namun ada sedikit perbedaan terutama pada skala nonius.

Untuk jenis analog, skala nonius ditunjukkan dengan analog atau menyerupai jarum jam. Jenis ini memiliki tingkat ketelitian hingga 0,05mm dan cenderung lebih mudah dibaca.

  1. Jangka Sorong Digital

Jenis terakhir adalah jangka sorong digital. Pada dasarnya bentuknya sama dengan dua jenis sebelumnya. Bedanya ada pada skala nonius yang ditunjukkan dalam bentuk layar digital. Keunggulan jenis ini adalah penggunaannya yang lebih mudah dan tingkat ketelitiannya yang jauh lebih teliti, yaitu mencapai 0,01mm.

2 Replies to “Cara Menghitung Jangka Sorong”

Leave a Reply

Your email address will not be published.