Kapasitor Adalah? Pengertian, Rumus & Jenis Jenis Kapasitor

Kapasitor Adalah? Berikut detail penjelasan apa itu kapasitor lengkap dengan Rumus ☑️ Jenis, Fungsi ☑️ dan Cara mengukurnya☑️

Kapasitor adalah alat yang memiliki peranan yang cukup penting bagi alat-alat listrik di rumah Anda. Tanpa adanya alat ini, maka perabotan yang membutuhkan daya listrik tidak akan bisa digunakan, sebab daya listrik tidak tersalurkan dengan baik.

Kapasitor Adalah?

kapasitor adalah

Pengertian kapasitor adalah sebuah komponen pada benda-benda elektronik yang memiliki kemampuan untuk menyimpan elektron-elektron muatan listrik dalam periode waktu tertentu.

Atau dengan kata lain, kapasitor merupakan komponen pada benda elektronik yang memiliki fungsi sebagai penyimpan muatan listrik. Sedangkan menurut Michael Faraday, kapasitor juga dikenal dengan sebutan kondensator.

Beliau mendefinisikan pengertian kapasitor sebagai sebuah alat yang bisa dipergunakan untuk menyimpan muatan atau energi listrik pada medan listrik.

Hal tersebut bisa berlangsung dengan mengumpulkan komponen internal listrik yang tidak seimbang, di mana komponen tersebut dibentuk oleh sebuah piringan yang saling berkaitan, namun terpisahkan karena adanya penyekat.

Fungsi Kapasitor

kapasitor

  1. Sebagai Penyaring

Fungsi kapasitor pada dasarnya adalah menjadi penyaring serta meratakan tegangan DC. Tegangan tersebut dipakai untuk mengupayakan perubahan tegangan dari AC menuju DC serta membangkitkan gelombang oscillator.

  1. Sebagai Impedansi

Dalam hal ini kapasitor memiliki daya resistansi dengan nilai yang menyesuaikan dengan frekuensi yang ada. Hal tersebut bermanfaat sebagai penghemat daya listrik, khususnya pada sebuah lampu neon.

Jenis Jenis Kapasitor

jenis kapasitor

  1. Kapasitor Tetap

Kapasitor tetap merupakan jenis kapasitor di mana nilai kapasitansinya telah ditentukan oleh pihak pembuatnya, sehingga tidak bisa dilakukan perubahan sama sekali. Kapasitor ini memiliki ukuran dan bentuk yang bervariasi sesuai dengan bahan yang digunakan untuk membuatnya. Jenis kapasitor ini sendiri memiliki beragam subjenisnya, diantaranya adalah :

  • Kapasitor Polyester (Polyester Capacitor)
  • Kapasitor Kertas (Paper Capacitor)
  • Kapasitor Tantalum
  • Kapasitor Keramik (Ceramic Capasitor)
  • Kapasitor Elektrolit (Electrolyte Capacitor)
  • Kapasitor Mika (Mica Capacitor)
  1. Kapasitor Variabel (Tidak Tetap)

Kapasitor tidak tetap yaitu alat penyimpan muatan listrik yang mempunyai nilai kapasitansi yang bisa disetting berdasarkan keperluan. Dengan demikian, lebih fleksibel ketika menggunakan alat ini dibandingkan dengan kapasitor tetap. Untuk subjenis kapasitor tidak tetap ada dua, yakni :

  • Kapasitor Trimmer
  • Kapasitor Varco (Variable Condensator)

Rumus Kapasitor

Michael Faraday menciptakan sebuah rumus kapasitor, yang mana rumus tersebut kini digunakan oleh banyak orang. Rumus sangat sederhana, yakni Q = CV. Asumsi dari rumus tersebut yaitu.

Q menjadi muatan electron dalam satuan Coulomb (C), dengan C sebagai nilai kapasitas yang mempunyai satuan Farad (F), dan V adalah tinggi sebuah tegangan, tertulis dalam satuan Volt (V).

Ketika praktek langsung membuat sebuah kapasitor, penghitungan kapasitansi dilakukan dengan terlebih dahulu mencari luas dari daerah plat metal yang dilambangkan dengan A, kemudian jarak antar dua buah plat metal (t), serta konstanta dari bahan dielektrik (k). Sehingga diperoleh rumus kapasitor adalah :

C = (8,85 x 10 ^-12)(k A/t)

Terdapat tiga rumus kapasitor yang bisa teman teman gunakan. Ketiga rumus tersebut memiliki fungsi perhitungan yang berbeda beda. Untuk lebih mempermudah anda dalam memahaminya, berikut kami paparkan ulasannya :

1. Rumus Kapasitor Keping Sejajar

rumus kapasitor keping sejajar

2. Rumus Kapasitas Kapasitor

rumus kapasitas kapasitor

3. Rumus Kapasitas Kapasitor Bentuk Bola

rumus kapasitor bentuk bola

Rangkaian Kapasitor

Terdapat dua jenis rangkaian kapasitor yang bisa digunakan para teknisi ketika mengalami tidak menemukan nilai kapasitor yang dikehendakinya. Kedua rangkaian elektronika tersebut ialah rangkaian kapasitor seri dan paralel. Detailnya silahkan teman teman lihat dibawah ini.

Rangkaian Seri Kapasitor

rangkaian seri kapasitor
Gambar Rangkaian Seri Kapasitor

Rumus :

1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2 + 1/C3 + 1/C4 + …. + 1/Cn

Dimana :

Ctotal Total Nilai Kapasitansi Kapasitor
C1     = Kapasitor ke-1
C2    = Kapasitor ke-2
C3    = Kapasitor ke-3
C4    = Kapasitor ke-4
Cn     = Kapasitor ke-n

Rangkaian Paralel Kapasitor

rangkaian paralel kapasitor
Gambar Rangkaian Paralel Kapasitor

Rumus :

Ctotal = C1 + C2 + C3 + C4 + …. + Cn

Dimana :

Ctotal Total Nilai Kapasitansi Kapasitor
C1     = Kapasitor ke-1
C2    = Kapasitor ke-2
C3    = Kapasitor ke-3
C4    = Kapasitor ke-4
Cn     = Kapasitor ke-n

Cara Kerja Kapasitor Adalah?

simbol kapasitor

Cara kerja kapasitor pada intinya merupakan usaha agar muatan listrik dapat mengalir menuju kapasitor. Ketika muatan listrik sudah mengisi penuh kapasitor, maka akan terjadi perubahan pada tegangan.

Kemudian, muatan elektron yang tadinya berada di dalam kapasitor akan keluar, lalu menuju ke rangkaian yang memerlukannya. Dengan demikian, rangkaian yang ada  akan mengalami reaksi

Akan tetapi, walaupun komponen pada kondensator ukuran dan bentuk yang tidak sama, fungsi dari alat tersebut tetap dibutuhkan pada komponen hingga rangkaian yang memiliki muatan listrik. Adapun sebuah isolator yang berfungsi memisahkan dua buah piringan yang ada pada alat tersebut tidak bisa dilewati elektron.

Ketika baterai belum tersambung, dua piringan tersebut masih belum dimuati listrik. Sedangkan ketika telah disambungkan dengan baterai, maka titik yang merupakan pertemuan sisi negatif dengan kawat akan terdapat reaksi penolakan muatan. Untuk sisi positifnya justru memiliki reaksi menarik muatan tersebut.

Setelah itu, elektron akan menyebar menuju semua piringan alat ini. Sehingga dalam waktu singkat muatan listrik akan menuju ke arah dalam piringan pada sisi kanan. Sedangkan pada sisi kiri, electron tersebut menuju keluar piringan tersebut.

Dalam keadaan demikian, arus akan mengalir lewat kapasitor, meskipun sesungguhnya tidak terdapat listrik yang menyebar di antara dua buah piringan.

Saat di bagian luar piringan sudah mengandung muatan, lambat laun muatan baru baterai akan tertolak. Hal itu disebabkan karena turunnya arus hingga dua piringan memiliki tegangan yang sama dengan baterai. Pada sisi kanan piringan, akan terjadi kelebihan muatan (-Q), sedangkan pada sisi kiri dimuati dengan +Q.

Cara Mengukur Kapasitor

Kapasitor dapat diukur dengan berbagai metode. Kali ini Anda akan mengetahui bagaimana cara mengukur kapasitor menggunakan multimeter digital. Sebenarnya langkah yang harus Anda ikuti cukup sederhana. Terdapat tiga langkah singkat, yaitu:

  1. Mengatur posisi dari skala selektor menuju arah simbol kapasitor
  2. Menghubungkan probe dengan terminal kapasitor
  3. Membaca nilai kapasitansi dari kapasitor tersebut.

Kapasitor adalah alat yang wajib ada pada setiap barang-barang yang perlu tersambung listrik ketika akan digunakan. Setelah memahami berbagai hal yang terkait dengan kapasitor, maka wawasan Anda terkait dengan listrik bisa bertambah.

Dengan demikian, ketika terjadi permasalahan tertentu, setidaknya Anda bisa mengetahui penyebabnya, sehingga bisa menentukan langkah untuk memperbaikinya. Selamat belajar!

Related posts:
Gravatar Image
Pernah dua kali tersetrum listrik membuat mahasiswa kelahiran magetan ini menekuni bidang Teknik Elektronika!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *