Pengertian dan Fungsi Manometer

Posted on

Manometer Adalah ?☑️ Berikut penjelasan lengkap apa itu manometer, fungsi, jenis dan contoh cara kerja pengukuran manometer☑️

Di tabung gas, ada alat disebut regulator yang menunjukkan tekanan. Contoh lain adalah mesin untuk mengisi udara pada ban pasti memiliki semacam alat untuk menentukan tekanan gas yang masuk.

Ini merupakan alat yang disebut dengan manometer. Secara umum, Manometer adalah merupakan alat yang berguna mengukur level tekanan fluida dan gas di ruangan tertutup.

Manometer Adalah ?

manometer adalah
Gambar Manometer

Pengertian Manometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah tekanan fluida (cair dan gas) melalui tabung berisi cairan khusus. Secara umum terdapat dua jenis Manometer yaitu Manometer Digital dan Analog.

Perlu Anda ketahui, alat ini berbeda dari barometer tetapi beberapa prinsip tetap sama. Barometer berguna mengukur tekanan di udara terbuka. Anda meletakkannya di tempat yang lapang tanpa halangan.

Hasilnya adalah level tekanan pada bawah atmosfer di bumi. Semakin tinggi posisinya dari permukaan laut maka tekanan juga menipis.

Akan tetapi, cara menggunakan manometer berbeda yaitu objeknya adalah gas atau udara di ruangan tertutup dan terisolasi. Gas tersebut akan siap memberikan tekanan ke segala arah hingga mencari celah untuk keluar. Sifat yang sama berlaku pula pada cairan atau fluida.

Alat ini sudah dalam bentuk jadi dan harga manometer terjangkau. Anda pasang di sebuah tabung atau selang yang memberikan udara berkenan. Contohnya adalah pompa udara dimana Anda akan menekan udara dari atas lalu alat ini segera mengukur levelnya.

Rumus Manometer

Jika anda mendapatkan soal yang membutuhkan rumus untuk menghitung jumlah tekanan menggunakan Manometer, terdapat rumus dasar untuk menghitung tekanan yang dinyatakan oleh kolom cairan sebagai berikut :

Δp = P2-P1 = ρgh

Dimana :

P1 = Tekanan pada sambungan bertekanan rendah
P2 = Tekanan pada sambungan bertekanan tinggi
Δp = Tekanan Diferensial
ρ = Kepadatan Fluida
g = Percepatan gravitasi
h = Selisih tinggi kolom

Notes : Nilai tekanan yang dihasilkan merupakan hasil perbedaan antara gaya yang diberikan per unit luas permukaan kolom cairan. Satuan Manometer dalam pengukuran adalah pound per inci persegi (psi) atau Newton per meter persegi (Pascal).

Fungsi Manometer

fungsi manometer

Fungsi manometer yang utama adalah untuk mengukur tingkat tekanan fluida melalui tabung yang telah diisi dengan cairan pengukur. Hasil pengukuran dapat kita lihat berdasarkan ketinggian cairan yang ditunjuk oleh skala pengukuran. Berikut beberapa detail fungsi alat ukur manometer :

  • Pengukur Tekanan gas

Fungsi manometer yang utama adalah pengukur tekanan gas tertutup. Seperti yang disebutkan sebelumnya, alat ini mudah ditemukan pada pompa udara. Mesin-mesin skala kecil atau menengah juga memasang alat pengukur ini sehingga proses kerja berlangsung dengan baik,

  • Pengukur tekanan fluida

Selain gas dan udara, alat tersebut sangat penting bagi sistem fluida tertutup. Gas cari yang digunakan untuk masak dan kebutuhan api juga memakai alat pengukur tekanan.

Anda sering menyebutnya sebagai regulator. Alat menunjukkan nilai tekanan yang mengalir dan segera keluar melalui selang.

  • Menyeimbangkan tekanan statis

Fungsi manometer selanjutnya adalah sebagai penyeimbang tekanan Statis. Tekanan (dorongan) udara harus lebih besar daripada hambatan aliran supaya udara didalamnya dapat bersirkulasi dengan efisien melalui saluran yang ada.

Setelah dilakukan pengukuran menggunakan Manometer, maka kita bisa menentukan akan menambah atau mengurangi jumlah tekanan fluida pada objek yang kita ukur tersebut.

Jenis Manometer

Seperti halnya pada alat ukur barometer dan anemometer , jenis jenis manometer terbai menjadi dua yakni Manometer Digital dan Analog. Kedua jenis ini terbagi lagi menjadi beberapa varian yang akan dijelaskan pada bagian berikut ini.

  • Manometer Tabung U

manometer U tube
Via : chemicalengineeringworld.com

Tabun U merupakan tipe yang sangat umum. Sebuah tabung berbentuk U diberi cairan lalu dibiarkan terbuka atau salah satu tertutup. Dalam keadaan seimbang, udara di bagian tabung akan sama sehingga muncul garis yang sejajar. Jika dimasukkan cairan berbeda, tabung tersebut akan menunjukkan perbedaan garis.

Satu lubang ditutup maka menerima tekanan sehingga bagian lain segera bergerak. Perubahan tinggi cairan ini menjadi dasar perhitungan sistem manometer. Anda dapat mengetahui lebih lanjut perhitungan dan pengukurannya dari contoh soal manometer.

Perhatikan contoh gambar diatas. Termometer tabung U ini akan mengamati setiap tekanan positif dan negatif dimana ‘γ’ adalah berat jenis Cairan, ‘P’ adalah Tekanan di A (yang akan Anda hitung). Sehingga didapatkan ketetapan A adalah P = 2h2 – 1h1

  • Manometer U Terbalik

manometer U terbalik
Via : chemicalengineeringworld.com

Tipe lain adalah U terbalik. Dua cairan berada di posisi berbeda pada masing-masing ujung tabung. Selanjutnya, Anda menekan salah satu sisi dan yang lainnya segera berubah.

Proses perubahan tinggi dan level tersebut segera dihitung pada alat ukur. Inilah cara kerja dari manometer dengan sistem U terbalik.

Umumnya manometer jenis ini digunakan untuk mengukur tekanan vakum. Perhatikan gambar diatas, Tujuan titik A dan titik B memiliki tingkat yang berbeda, perbedaan tekanan tersebut bisa dihitung menggunakan persamaan dibawah ini :

PA – 1gH1 – mg(H2– H1) = Pb – 2gH2

= PA – 1g H1 = Pb – 2g H2 – L g H

= PA – Pb = 1g H1 – 2g H2 + mg(H2– H1)

Dimana :

M = Kepadatan cairan manometrik
ρ1 dan ρ2 = Kepadatan dua cairan yang ada pada tabung A dan B

  • Manometer Tabung U Diferensial

manometer tabung U diferensial
Via : chemicalengineeringworld.com/

Secara struktur, manometer u-tube diferensial ini sangat mirip dengan manometer Tabung U biasa, hanya saja secara fungsional sedikit berbeda. Umumnya manometer tabung U diferensial digunakan untuk mengukur perbedaan antara kedua titik yang sangat berbeda seperti yang ditunjukkan pada contoh gambar diatas.

 

  • Manometer Mikro

manometer mikro
Via : chemicalengineeringworld.com

Tipe lain Manometer adalah mikro yaitu dengan tabung miring. Alat ini berguna untuk mengetahui level tekanan yang kecil/ rendah dengan akurasi tinggi. Sistemnya menggunakan display digital dimana Anda dapat mengetahui semua data secara lengkap. Berikut ketetapan rumus pengukurannya :

Perhatikan contoh gambar diatas, jika dimisalkan ‘a’ = Luas Tabung

A = luas waduk,
h3 = Reservoir level cairan jatuh,
h2 = Naiknya cairan di dalam tabung,
A*h3 = a*h2
p1=(pm-p1)*gh3+gh2-p1*gh1

  • Manometer Digital

manometer digital
Via : Shopee.com

Seperti halnya manometer pada umumnya. Manometer digital adalah alat untuk mengukur tekanan diferensial yang outputnya berupa angka (numerik) ditampilkan pada layar LCD. Tingkat ketelitian alat ini berada pada rentang mulai dari 0-±100psi.

Manometer digital umumnya memiliki 11 unit tekanan yang dapat dipilih, diantaranya bar, mbar, kPa, kgf/cm², mmHg, cmH2O, Ozf/in², psi, inHg, inH2O, dan juga ftH2O. Unit ini memiliki beberapa fitur seperti memori penyimpanan dan penyesuaian data, sambungkan ke PC untuk membaca dan mengekspor data menggunakan port USB.

Perbedaan Spesifikasi Manometer Digital dan Manometer Cairan:

Spesifikasi Manometer
Liquid Manometers Manometers Digital
U-tube Well Inclined General Purpose Calibrating
Range 100 in. 100 in. 20 in. 20-2000 in H2O, 2000 in H2O,
20-2000 psig, 2000 psig,
2000 mmHg 2000 mmHg
Accuracy ±½ of minor scale graduation ±½ of minor scale graduation ±½ of minor scale graduation ±0.025-0.1% F.S. ±0.025-0.1% F.S.
Wetted Parts Cast iron, stainless steel, PVC, glass, Viton Stainless steel, glass, Viton Acrylic, stainless steel, aluminum, glass, Viton Clean, dry non-corrosive gases; liquids compatible with stainless steel Clean, dry non-corrosive gases; liquids compatible with stainless steel
or Media
Compatibility
Pressure 250 psig 250-500 psig 100-350 psig 2 × range 2 × range
Rating
Mounting Wall, table Wall, table, flush front, pipe Wall, table Portable Portable
Relative Cost Low Low/medium Medium Medium High

Sumber Tabel : www.fierceelectronics.com

Cara Kerja Manometer

cara kerja manometer

Cara kerja manometer berdasarkan tabung berisi cairan yaitu raksa. Salah satu bagian dari tabung memiliki cabang ke komponen  cairan lain.

Tabung yang dipakai berbentuk U dimana kedua atau salah satu bagian terbuka. Saat terbuka, dua ujung tabung terpapar atmosfer sehingga tekanan sama. Cairan raksa dan lainnya berada di posisi seimbang.

Satu permukaan lalu ditutup sehingga tekanan meningkat dan yang terbuka menjadi rendah. Selama pergerakan tersebut, tekanan akan mengubah komposisi cairan atau gas.

Perubahan ini dalam bentuk volume atau apapun yang terukur. Inilah acuan perhitungan tekanan di dalam tabung tersebut.

Bagian-bagian manometer terdiri dari dari tabung, cairan, alat ukur, dan pembuat tekanan. Cairan yang digunakan adalah raksa karena memiliki titik didih dan beku yang rendah serta mudah menyesuaikan dengan kondisi tabung.

Selanjutnya, sistem tekanan dan pengukuran tersambung pada alat skala yang menampilkan angka-angka tertentu.

Hubungan dan Rumus Venturimeter dengan Manometer

rumus venturimeter dengan manometer
Rumus venturimeter dengan manometer

Selanjutnya, informasi penting lainnya adalah venturimeter dengan manometer. Venturimeter berguna mengukur kecepatan atau laju dari bahan cair. Misalnya, Anda mengalirkan air dari pipa ke tabung atau penampung.

Untuk mengetahui berapa laju dari air yang bergerak, inilah alat yang dipakai. Pengukuran bisa dipakai untuk keperluan apa saja selama ada pergerakan zat cair fluida.

Sebagaimana yang telah diketahui bersama, setiap alat memiliki fungsi dan kapabilitas berbeda. Hal tersebut juga berlaku bagi venturimeter, barometer, dan manometer. Anda perlu mengetahui cara kerja atau minimal bagaimana memakainya sebelum diterapkan secara langsung.

Info Alat Ukur Lainnya :
Fungsi Potensiometer Fungsi Jangka Sorong
Fungsi Multimeter Fungsi Mikrometer Sekrup

Dari cara pakai, Anda mengerti bahwa dua alat tersebut jelas mengukur dua satuan berbeda. Manometer adalah alat untuk mengetahui tekanan udara dan venturimeter sebagai alat ukur laju fluida. Keduanya dapat dipasang menjadi satu alat yang berfungsi mengukur kecepatan fluida dan tekanan di satu titik tertentu saat cairan tersebut bergerak.

Related posts:
Gravatar Image
Mahasiswa telat lulus yang lagi hobi mempelajari Ilmu Elektronika!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *