Pengertian dan Fungsi Manometer

5 min read

Manometer Adalah ?☑️ Berikut penjelasan lengkap apa itu manometer, fungsi, jenis dan contoh cara kerja pengukuran manometer☑️

Di tabung gas, ada alat disebut regulator yang menunjukkan tekanan. Contoh lain adalah mesin untuk mengisi udara pada ban pasti memiliki semacam alat untuk menentukan tekanan gas yang masuk.

Ini merupakan alat yang disebut dengan manometer. Secara umum, Manometer adalah merupakan alat yang berguna mengukur level tekanan fluida dan gas di ruangan tertutup.

Manometer Adalah ?

manometer adalah
Gambar Manometer

Pengertian Manometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah tekanan fluida (cair dan gas) melalui tabung berisi cairan khusus. Secara umum terdapat dua jenis Manometer yaitu Manometer Digital dan Analog.

Perlu Anda ketahui, alat ini berbeda dari barometer tetapi beberapa prinsip tetap sama. Barometer berguna mengukur tekanan di udara terbuka. Anda meletakkannya di tempat yang lapang tanpa halangan.

Hasilnya adalah level tekanan pada bawah atmosfer di bumi. Semakin tinggi posisinya dari permukaan laut maka tekanan juga menipis.

Akan tetapi, cara menggunakan manometer berbeda yaitu objeknya adalah gas atau udara di ruangan tertutup dan terisolasi. Gas tersebut akan siap memberikan tekanan ke segala arah hingga mencari celah untuk keluar. Sifat yang sama berlaku pula pada cairan atau fluida.

Alat ini sudah dalam bentuk jadi dan harga manometer terjangkau. Anda pasang di sebuah tabung atau selang yang memberikan udara berkenan. Contohnya adalah pompa udara dimana Anda akan menekan udara dari atas lalu alat ini segera mengukur levelnya.

Rumus Manometer

Jika anda mendapatkan soal yang membutuhkan rumus untuk menghitung jumlah tekanan menggunakan Manometer, terdapat rumus dasar untuk menghitung tekanan yang dinyatakan oleh kolom cairan sebagai berikut :

Δp = P2-P1 = ρgh

Dimana :

P1 = Tekanan pada sambungan bertekanan rendah
P2 = Tekanan pada sambungan bertekanan tinggi
Δp = Tekanan Diferensial
ρ = Kepadatan Fluida
g = Percepatan gravitasi
h = Selisih tinggi kolom

Notes : Nilai tekanan yang dihasilkan merupakan hasil perbedaan antara gaya yang diberikan per unit luas permukaan kolom cairan. Satuan Manometer dalam pengukuran adalah pound per inci persegi (psi) atau Newton per meter persegi (Pascal).

Fungsi Manometer

fungsi manometer

Fungsi manometer yang utama adalah untuk mengukur tingkat tekanan fluida melalui tabung yang telah diisi dengan cairan pengukur. Hasil pengukuran dapat kita lihat berdasarkan ketinggian cairan yang ditunjuk oleh skala pengukuran. Berikut beberapa detail fungsi alat ukur manometer :

  • Pengukur Tekanan gas

Fungsi manometer yang utama adalah pengukur tekanan gas tertutup. Seperti yang disebutkan sebelumnya, alat ini mudah ditemukan pada pompa udara. Mesin-mesin skala kecil atau menengah juga memasang alat pengukur ini sehingga proses kerja berlangsung dengan baik,

  • Pengukur tekanan fluida

Selain gas dan udara, alat tersebut sangat penting bagi sistem fluida tertutup. Gas cari yang digunakan untuk masak dan kebutuhan api juga memakai alat pengukur tekanan.

Anda sering menyebutnya sebagai regulator. Alat menunjukkan nilai tekanan yang mengalir dan segera keluar melalui selang.

  • Menyeimbangkan tekanan statis

Fungsi manometer selanjutnya adalah sebagai penyeimbang tekanan Statis. Tekanan (dorongan) udara harus lebih besar daripada hambatan aliran supaya udara didalamnya dapat bersirkulasi dengan efisien melalui saluran yang ada.

Setelah dilakukan pengukuran menggunakan Manometer, maka kita bisa menentukan akan menambah atau mengurangi jumlah tekanan fluida pada objek yang kita ukur tersebut.

Jenis Manometer

Seperti halnya pada alat ukur barometer dan anemometer , jenis jenis manometer terbai menjadi dua yakni Manometer Digital dan Analog. Kedua jenis ini terbagi lagi menjadi beberapa varian yang akan dijelaskan pada bagian berikut ini.

  • Manometer Tabung U

manometer U tube
Via : chemicalengineeringworld.com

Tabun U merupakan tipe yang sangat umum. Sebuah tabung berbentuk U diberi cairan lalu dibiarkan terbuka atau salah satu tertutup. Dalam keadaan seimbang, udara di bagian tabung akan sama sehingga muncul garis yang sejajar. Jika dimasukkan cairan berbeda, tabung tersebut akan menunjukkan perbedaan garis.

Satu lubang ditutup maka menerima tekanan sehingga bagian lain segera bergerak. Perubahan tinggi cairan ini menjadi dasar perhitungan sistem manometer. Anda dapat mengetahui lebih lanjut perhitungan dan pengukurannya dari contoh soal manometer.

Perhatikan contoh gambar diatas. Termometer tabung U ini akan mengamati setiap tekanan positif dan negatif dimana ‘γ’ adalah berat jenis Cairan, ‘P’ adalah Tekanan di A (yang akan Anda hitung). Sehingga didapatkan ketetapan A adalah P = 2h2 – 1h1

  • Manometer U Terbalik

manometer U terbalik
Via : chemicalengineeringworld.com

Tipe lain adalah U terbalik. Dua cairan berada di posisi berbeda pada masing-masing ujung tabung. Selanjutnya, Anda menekan salah satu sisi dan yang lainnya segera berubah.

Proses perubahan tinggi dan level tersebut segera dihitung pada alat ukur. Inilah cara kerja dari manometer dengan sistem U terbalik.

Umumnya manometer jenis ini digunakan untuk mengukur tekanan vakum. Perhatikan gambar diatas, Tujuan titik A dan titik B memiliki tingkat yang berbeda, perbedaan tekanan tersebut bisa dihitung menggunakan persamaan dibawah ini :

PA – 1gH1 – mg(H2– H1) = Pb – 2gH2

= PA – 1g H1 = Pb – 2g H2 – L g H

= PA – Pb = 1g H1 – 2g H2 + mg(H2– H1)

Dimana :

M = Kepadatan cairan manometrik
ρ1 dan ρ2 = Kepadatan dua cairan yang ada pada tabung A dan B

  • Manometer Tabung U Diferensial

manometer tabung U diferensial
Via : chemicalengineeringworld.com/

Secara struktur, manometer u-tube diferensial ini sangat mirip dengan manometer Tabung U biasa, hanya saja secara fungsional sedikit berbeda. Umumnya manometer tabung U diferensial digunakan untuk mengukur perbedaan antara kedua titik yang sangat berbeda seperti yang ditunjukkan pada contoh gambar diatas.

 

  • Manometer Mikro

manometer mikro
Via : chemicalengineeringworld.com

Tipe lain Manometer adalah mikro yaitu dengan tabung miring. Alat ini berguna untuk mengetahui level tekanan yang kecil/ rendah dengan akurasi tinggi. Sistemnya menggunakan display digital dimana Anda dapat mengetahui semua data secara lengkap. Berikut ketetapan rumus pengukurannya :

Perhatikan contoh gambar diatas, jika dimisalkan ‘a’ = Luas Tabung

A = luas waduk,
h3 = Reservoir level cairan jatuh,
h2 = Naiknya cairan di dalam tabung,
A*h3 = a*h2
p1=(pm-p1)*gh3+gh2-p1*gh1

  • Manometer Digital

manometer digital
Via : Shopee.com

2 Replies to “Pengertian dan Fungsi Manometer”

  1. Ηello there! I know this is kinda off topic however , I’d figured I’d ask.

    Wouⅼd you bе intеrested in exchanging ⅼinks or maybe guest writing
    a blog post or vice-versa? My site addresses a lot of the same topіcs as yours and I feel we couⅼd greatly Ьenefit fгom each other.
    If you’re inteгested feel free to send me an e-mail.
    I look forward to hearing from you! Terrifіc blog by tһe way!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *