Cara Menghitung Mikrometer Sekrup

Posted on

Mikrometer Sekrup Adalah ?☑️ Berikut panduan cara menghitung mikrometer sekrup dilengkapi contoh soal & cara menghitungnya☑️

Dalam dunia elektronika, terdapat banyak sekali varian alat ukur yang sering digunakan dalan studi penelitian. Salah satu alat ukur yang tidak asing adalah Mikrometer Sekrup. Dalam ulasan kali ini, tim Wikielektronika.com akan mengulas materi seputar mikrometer sekrup secara kompleks dan detail.

Mikrometer Sekrup Adalah?

mikrometer sekrup adalah

Mikrometer sekrup adalah sebuah alat yang digunakan untuk melakukan pengukuran dimensi suatu benda yang terdiri atas sekrup terkalibrasi serta mempunyai tingkat kepresisian senilai 0.01 mm atau setara dengan 10-5 m. Mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur dimensi suatu benda berukuran kecil, seperti diameter, panjang, dan ketebalan.

Benda ini pertama kali digunakan sebagai pengukur jarak di antara sudut pada bintang serta benda langit yang lain dengan bantuan teleskop.

Mikrometer sekrup pertama kali ditemukan di abad 17 oleh seseorang yang bernama Willaim Gascoigne. Keberadaan alat ini sebagai solusi karena diperlukannya sebuah alat dengan fungsi yang jauh lebih presisi dibandingkan dengan jangka sorong.

Walaupun “mikro” melekat pada nama alat ini, tidak berarti bahwa benda ini digunakan sebagai media pengukuran sesuatu yang berskala mikro. Angka ketelitian mikrometer sekrup adalah 0,01 mm atau setara dengan 10-5 m.

Gambar & Komponen Mikrometer Sekrup

mikrometer sekrup
Gambar Mikrometer Sekrup

Berikut ini merupakan contoh gambar mikrometer sekrup beserta bagian bagian mikrometer. Dengan mengamati gambar diatas, Anda bisa memahami di mana saja letak setiap komponen yang ada pada alat ukur di ini.

  1. Sleeve

Pada bagian inilah seseorang dapat melihat skala pengukuran yang sedang dilakukannya. Sisi tersebut merupakan bagian yang bersifat statis dan memiliki bentuk lingkaran. Pada alat ini, terdapat dua jenis skala, yakni skala nonius dan skala utama. Satuan ukuran yang diterapkan yakni dalam satuan mm.

Pada sleeve terdapat angka-angka di bagian atas yang dimulai dari angka 1 sedangkan pada bagian bawah terdiri atas angka yang meliputi 0,5, 1,5, 3,5, dan seterusnya. Dengan demikian, jarak yang ada pada dua buah skala terkecil adalah 0,5 mm.

  1. Thimble

Thimble menjadi komponen yang berfungsi sebagai penggerak. Supaya alat ini bisa bergerak maka perlu dibantu dengan tangan seseorang yang sedang menggunakannya.

Bagian terbuat dari logam yang berbentuk batang. Ukurannya lebih besar jika dibandingkan dengan sleeve. Pada bagian inilah terdapat angka-angka yang nantinya menunjukkan hasil pengukuran.

Skala nonius yang ada pada bagian thimble menunjukkan ukuran 1 sampai 50, dengan angka kelipatan 5. Apabila thimble diputar sekali secara penuh, baik mundur maupun maju, maka pada bagian skala utama akan berkurang ataupun bertambah senilai 0,5 mm. Dengan demikian, jarak antara dua buah skala yang terkecil adalah 0,01 mm.

  1. Poros Geser (Poros Spindel)

Bagian yang satu ini merupakan poros yang bergerak yang mana bentuknya berupa komponen silindris. Ketika alat ini sedang digunakan thimble akan menjadi media yang mampu menyebabkan komponen tersebut bergerak. Gerakannya bermacam-macam seperti menjauh dan mendekat ataupun mundur dan maju.

  1. Poros Tetap (Anvil)

Anvil merupakan salah satu dari bagian-bagian mikrometer sekrup yang mana sebagai poros yang tak bergerak. Dengan kata lain, komponen ini merupakan bagian yang digunakan untuk penahan.

Ketika akan mengukur suatu objek tertentu, maka benda tersebut ditempelkan pada bagian anvil. Sedangkan pada sisi poros geser diposisikan supaya dekat dan dapat menjepit benda tersebut.

  1. Pengunci (Lock Nut)

Supaya gerakan yang ada poros geser dapat terkunci, maka bagian inilah yang sangat berguna untuk membantunya. Sehingga ketika Anda sedang menggunakan alat ini, pastikan Anda mengerti fungsi dari setiap bagian, termasuk di dalamnya pengunci (lock nut).

  1. Rangka (Frame)

Komponen yang satu ini memiliki bentuk yang menyerupai huruf C maupun U. Bagian ini berfungsi untuk menyatukan bagian poros tetap dengan komponen yang lain pada alat ukur ini. Komponen yang satu ini terbuat dari sebuah logam mempunyai sifat mampu menahan panas.

Pada bagian frame memang sengaja didesain lebih tebal dibanding sisi yang lain. Hal ini bertujuan supaya kokoh serta dapat menjaga benda yang diukur agar tidak bergeser ataupun berubah bentuk, misalnya pemuaian panjang. Jika hal tersebut terjadi, maka dapat mengacaukan proses pengukuran yang sedang dilakukan.

Di samping itu, rangka ini juga mempunyai pelapis yang terbuat dari plastik. Lapisan ini berguna sebagai pencegah panas yang merambat dari pengukur menuju logam ketika proses pengukuran.

  1. Ratchet

Ratchet menjadi komponen yang mampu membantu mengupayakan gerakan dari poros geser agar bisa bergerak dengan lebih perlahan apabila dibandingkan dengan menggerakkan thimble. Komponen ini menjadi bagian-bagian mikrometer sekrup yang terakhir dari alat ukur tersebut.

Bagian ini juga dapat berfungsi sebagai pengencang poros geser apabila sudah mengenai obyek. Caranya mengencangkannya yakni dengan cara memutarnya searah putaran jarum jam.

Putarlah sampai Anda mendengar suara logam yang berketuk (tik). Agar bisa memastikan bahwa ujung poros telah melekat dengan sempurna, maka ratchet dapat diputar 2 – 3 kali.

Fungsi Mikrometer Sekrup

gambar mikrometer sekrup

  1. Mengukur Ketebalan Benda Berukuran Kecil

Fungsi mikrometer sekrup yang pertama yakni untuk mengukur tingkat ketebalan serta diameter dari sebuah benda tertentu. Fungsi ini didukung dengan adanya tingkat kepresisian yang mencapai 10 × lipat dibandingkan jangka sorong.

Dengan demikian mikrometer sekrup bisa digunakan untuk mengukur objek yang ukurannya lebih kecil dengan ketelitian 0,01 mm.

  1. Mengukur Diameter

Alat ukur ini juga bisa digunakan untuk mengukur diameter benda tertentu. Akan tetapi, hanya dapat diukur diameter bagian luarnya saja.

Beberapa benda yang dapat diukur diameternya menggunakan alat ini yaitu kawat, peluru, kabel, dan benda yang lain.

  1. Mengukur Garis Tengah

Fungsi selanjutnya yaitu untuk mengukur panjang garis tengah dari suatu benda yang berlubang. Namun, benda yang dapat diukur hanyalah benda yang berukuran kecil.

Hal ini disebabkan karena alat ukur ini memiliki batas ukuran tertentu. Sehingga jika ingin mengukur benda yang lebih bisa besar bisa menggunakan jenis alat ukur yang lainnya.

  1. Mengukur Tingkat Kedalaman

Jika Anda ingin mengetahui tingkat kedalaman dari suatu benda, maka alat ini bisa menjadi media yang bisa digunakan. Contoh benda yang diukur menggunakan alat ini yaitu pipa yang berukuran kecil.

Jenis Mikrometer Sekrup

jenis mikrometer sekrup

Terdapat beberapa jenis mikrometer sekrup yang bisa anda gunakan untuk aktifitas pengukuran. Varian tersebut terbagi menjadi 2 jenis yaitu berdasarkan skala dan juga berdasarkan fungsinya. Lebih detailnya silahkan lihat dibawah ini :

Berdasarkan Fungsi :

  • Mikrometer Dalam

Alat ukur ini merupakan jenis media yang sukup sering digunakan untuk mengukur garis tengah suatu benda atau diameter di lubang tertentu dari suatu benda. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa benda yang diukur menggunakan alat ini berbentuk lingkaran ataupun tabung.

  • Mikrometer Luar

Jenis mikrometer sekrup yang satu ini kerap dipakai sebagai media pengukuran obyek seperti lapisan-lapisan, batang-batang, blok-blok, maupun kawat. Sehingga dapat diketahui bahwa benda yang dikukur menggunakan alat ini memiliki tingkat ketebalan yang cukup rendah.

  • Mikrometer Kedalaman

Untuk jenis alat yang satu ini dimanfaatkan untuk mengukur tingkat kedalaman maupun tinggi suatu benda. Maka untuk benda-benda yang berlubang, dapat digunakan benda ini untuk mengukur tingkat kedalaman dari lubang tersebut.

Berdasarkan Skala :

  • Mikrometer Sekrup Digital

Ciri khas dari jenis mikrometer digital terletak pada hasil pengukurannya yang divisualisasikan pada layar digital. Hal ini tentunya lebih memudahkan anda dalam melakukan aktifitas pengukuran.

Sedangklan dari segi desain bentuk dan ukuran, pada umumnya mikrometer digital memiliki dimensi yang sama persis dengan mikrometer analog/ manual.

  • Mikrometer Sekrup Analog/ Manual

Untuk jenis yang satu ini memiliki komponen penting yang harus anda perhatikan yakni skala utama dan skala nonius. Cara membaca mikrometer sekrup analog yaitu dengan menentukan sendiri berdasarkan hasil penjumlahan nilai yang ditunjuk oleh jarum masing masing skala.

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup

cara menggunakan mirometer sekrup

Ada 4 langkah yang harus anda perhatikan untuk menggunakan mikrometer sekrup. Langkah pertama ialah dengan menempelkan objek pada poros tetap, dilanjutkan dengan memutar thimble, memutar ratchet dan membaca hasil pengukurannya. Detailnya bisa anda lihat dibawah ini :

  1. Posisikan Benda di antara Landasan dan Sumbu

Langkah pertama dari serangkaian cara menggunakan mikrometer sekrup yaitu dengan cara meletakkan objek yang akan diukur pada bagian poros tetap. Pastikan bahwa posisinya sudah tepat.

Benda yang akan diukur ketebalannya diletakkan di antara landasan dan sumbu. Kemudian gagang pemutar kita atur sehingga benda tersebut terjepit dengan kuat, selanjutnya kita tarik pengunci ke arah kiri supaya tidak ada pergeseran posisi.

  1. Memutar Thimble

Setelah Anda yakin bahwa posisi objek yang akan diukur sudah berada pada posisi yang tepat, maka langkah selanjutnya yaitu memutar thimble. Langkah ini dilakukan sampai benda yang akan diukur terjepit di antara poros geser dan poros tetap.

Untuk menentukan  besarnya pengukuran maka pembacaan skala kita lakukan dengan membaca skala tetap terlebih dahulu, dengan satuan milimeter, yaitu garis skala tetap yang tepat berada di depan gagang pemutar.

  1. Memutar Ratchet

Agar mendapatkan hasil perhitungan lebih presisi, maka Anda dapat memutar bagian ratchet dari ukur tersebut. Hal ini dilakukan dengan cara menggerakkan bagian poros geser perlahan-lahan.

Pada pembacaan skala putar akan kita dapatkan angka tertentu kemudian kita kalikan dengan 0,01. Jumlah pembacaan skala tetap dan skala putar inilah yang merupakan hasil pengukuran.

  1. Membaca Hasil Pengukuran

Sesudah Anda memastikan bahwa benda yang akan diukur sudah terjepit dengan benar di tengah-tengah kedua poros tersebut, maka hasil pengukuran sudah dapat dibaca.

Hasil pengukuran ini dapat dilihat di skala nonius dan skala utama. Ketika akan melihat skala nonius, maka lihatlah pada bagian thimble. Sedangkan pada skala utama, lihatlah pada bagian sleeve.

Cara Membaca Mikrometer Sekrup

Sumber : Channel Media Belajar Teknik

Cara membaca mikrometer sekrup secara umum bisa anda lakukan dengan 3 langkah. Yang pertama yaitu melihat posisi thimble pada skala utama, kemudian dilanjutkan dengan melihat posisi skala Nonius, dan yang terahir adalah menjumlahkan kedua nilainya.

Guna mempermudah anda dalam memahami bagaimana cara membaca/ menghitung mikrometer sekrup yang benar, berikut kami paparkan detail tutorialnya. Perhatikan gambar pengukuran dibawah ini :

cara membaca mikrometer sekrup
Pengukuran Mikrometer Sekrup
  1. Melihat Posisi Thimble pada Skala Utama

Perhatikan gambar mikrometer sekrup diatas, sebagai permisalan, pada skala utama bagian thimble terlihat bahwa ukuran telah melebihi angka 5 pada bagian atas.

Sedangkan di sisi bawah garis yang arahnya horizontal menunjukkan bahwa telah melebihi 1 strip atau 0,5 mm. Hal tersebut menunjukkan bahwa dari hasil pengukuran, diperoleh 5 + 0,5 mm = 5,5 mm.

Perlu Anda pahami, pengukuran ini dapat dilakukan dengan menerapkan prinsip jika pada tiap strip menunjukkan jarak sebesar 0,5 mm. Dalam contoh ini, pada sisi atas garis yang arahnya horizontal telah melewati 5 strip, sedangkan pada bagian bawahnya terdapat 6 strip. Dengan demikian, didapatkan total jarak senilai 5,5 mm.

  1. Melihat Posisi Skala Nonius

Masih berkaitan dengan permisalan sebelumnya, cara membaca mikrometer sekrup pada garis horizontal yang ada pada bagian skala utama berhimpitan dengan posisi angka 28 pada skala nonius. Dengan demikian, di bagian skala nonius ini terdapat tambahan ukuran sepanjang 0,28 mm.

  1. Menghitung Hasil Pengukuran

Setelah Anda melihat ukuran yang ada pada dua buah skala, maka Anda sudah bisa mendapatkan hasil pengukurannya. Apabila sesuai dengan permisalan sebelumnya, maka diperoleh hasil pengukuran senilai 5,5 + 0,28 = 5,78 mm. Hasil pengukuran tersebut mempunyai tingkat ketelitian yang mencapai 0,01 mm.

Contoh Cara Penggunaan Mikrometer Sekrup dengan Benar :

Perhatikan gambar pengukuran dibawah ini !

pengukuran mikrometer sekrup

Bagaimana cara membaca hasil pengukuran mikrometer sekrup pada gambar diatas ?

Pada gambar diatas terlihat bahwa penandaan pada skala utama yang berada tepat di sebelah kiri thimble adalah 7 mm. Namun, pembagian setengah skala yang terlihat di bawah skala utama tidak boleh diabaikan begitu saja.

Dengan demikian pembacaan pada skala utama akan menjadi 7,5 mm. Untuk pembacaan skala bantu, dicatat bahwa pembagian ke-22 pada skala thimble cocok dengan skala utama.

Dengan demikian pembacaan skala pada thimble akan menjadi 0,22 mm. Pembacaan terakhir adalah hasil penjumlahan kedua skala yaitu 7,5 + 0,22 = 7,72 mm.

Untuk membantu anda dalam memahaminya, berikut kami sertakan juga contoh soal bagaimana cara mengukur/ menghitung mikrometer sekrup dengan benar.

Contoh Soal Menghitung Mikrometer Sekrup

Setelah memahami bagaimana cara mengetahui ukuran benda tertentu menggunakan alat ukur mikrometer. Berikut ini terdapat beberapa contoh soal mikrometer sekrup yang bisa menjadi pedoman ketika Anda menjumpai soal-soal tertentu seperti di bawah ini.

1. Perhatikan gambar pengukuran mikrometer sekrup dibawah ini!

contoh soal mikrometer sekrup

Berapakah pengukuran ahirnya?

Jawaban :

Terlihat pada gambar bahwa bagian pertama dari pengukuran adalah 2,5 mm, sedangkan bagian kedua dari pengukuran adalah 0,38 mm

Pengukuran ahir = skala utama + skala nonius

= 2,5 mm + 0,38 mm = 2.88 mm

2. Apabila diketahui skala utama dari sebuah benda yang diukur menunjukkan angka 4 mm pada bagian skala utamanya. Sedangkan pada skala nonius menunjukkan angka 0,30 mm. Maka berapakah hasil pengukuran yang didapatkan?

Jawaban:

Hasil Pengukuran = skala utama + skala nonius

= 4 + 0,30 = 4,30 mm

3. Seseorang ingin mengukur ketebalan dari sebuah kawat yang berbahan tembaga. Apabila pada alat ukur menunjukkan angka skala utama senilai 1,5 mm dan skala nonius sepanjang 0,30 mm. Maka berapakah tingkat ketebalan dari kawat tersebut adalah ….

Jawaban:

Hasil Pengukuran = skala utama + skala nonius

= 1,5 + 0,30 = 1,80 mm

4. Tukang las mengukur lempengan logam yang hasilnya nampak seperti gambar dibawah ini. Tentukan berapa ketebalan logam yang diukur tukang las tersebut!

Jawaban :

Skala utama = 4 mm
Skala Putar = 34 x 0,01 mm = 0.34 mm
Hasil Pengukuran = 4 + 0,34 = 3,34 mm

5. Perhatikan dua buah gambar mikrometer sekrup dibawah ini !

menghitung mikrometer sekrup

Gambar diatas menunjukkan bahwa Pembacaan di bagian bawah adalah hasil pengukuran yang diperoleh, sedangkan untuk pembacaan di bagian atas adalah 0 kesalahan. Berapakah nilai pengukuran yang sebenarnya ?

Jawaban : 

Rumus pengukuran kompensasi 0 kesalahan :

“Bacaan yang benar = Bacaan yang didapat – Nol kesalahan”

Dimana :
0 Kesalahan dapat berupa negatif (tanda “0” pada thimble berada di atas garis datum) atau positif (tanda “0” pada thimble berada di bawah garis datum)

Pengukuran dengan nol kesalahan adalah 1,76 mm

Kesalahan nol: + 0,01 mm (positif karena tanda nol pada thimble berada di bawah garis datum)

Hasil pengukuran yang sebenarnya adalah : 1,76 – (+0,01) = 1,75 mm

Perlu Anda pahami, mikrometer sekrup dapat digunakan untuk mengukur diameter maupun ketebalan benda tertentu dengan ukuran yang kecil pada tingkat presisi hingga sepanjang 25 mm.

Kesimpulan yang dapat kita ambil dari artikel cara menghitung mikrometer sekrup diatas adalah tidak sembarang benda dapat diukur menggunakan alat ini. Namun demikian, alat ini telah memiliki kontribusi yang cukup besar dalam pengukuran benda-benda berukuran mikro/ yang memiliki ukuran cukup kecil.

Keyword :

Gambar berikut yang menunjukkan hasil pengukuran dari Micrometer sekrup senilai 4 40 mm adalah,rcara menghitung hasil akhir mikrometer sekrup

Related posts:
Gravatar Image
Mahasiswa telat lulus yang lagi hobi mempelajari Ilmu Elektronika!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *