Mengenal Multimeter Digital dan Analog

Posted on

Multimeter Adalah?☑️ Pengertian multitester, fungsi, rumus & cara menggunakan multimeter digital dan analog+ Perbedaannya☑️

Untuk mengetahui gangguan listrik, Anda perlu info mengenai arus, tegangan, dan hambatan. Masing-masing memakai sistem perhitungan dan alat ukur berbeda.

Agar lebih praktis, sebuah alat bernama multitester dipakai karena mampu mengukur semua besaran tersebut. Jadi, multimeter adalah alat listrik dengan kapabilitas melakukan pengukuran arus, tegangan, dan resistensi.

Pengertian Multimeter

gambar multimeter
Gambar Multimeter

Multimeter adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk mengukur nilai tegangan, hambatan, ampli, dan resistansi (perubahan arus listrik) pada rangkaian elektronika. Perangkat ini juga sering dikenal dengan nama multitester dan volt-ohm-milliammeter (VOM).

Alat ini tersedia secara bebas dan siapapun dapat memilikinya. Bagi yang bekerja di bidang listrik dan teknik, keberadaan multitester sangat membantu untuk memperoleh data secara cepat dan praktis. Tentu saja, mereka harus mengerti cara pakai sehingga tidak rusak.

Keunggulan lain adalah harga multimeter cukup terjangkau apalagi versi digital. Satu alat untuk beberapa fungsi akan menghemat pengeluaran. Selain itu, pengguna dapat membeli lagi jika alat lama rusak kecuali berhasil memperbaiki dengan aman.

Bagian Bagian Multimeter

bagian bagian multimeter
Gambar Komponen Multimeter

Bagian-bagian multimeter terdiri dari beberapa komponen. Anda perlu mengetahuinya agar tidak salah saat sesi pengukuran. Disisi lain, alat seperti ini memiliki sekering sebagai pengaman terutama saat dipakai pada tegangan tinggi.

  • Komponen skala

Komponen skala terletak di bagian depan berisi angka dan nilai tertentu. Perhatikan satuan yang dipakai sehingga mengerti nilai apa yang sedang ditampilkan. Skala di multimeter analog lebih besar dan versi digital hanya berupa display.

  • Saklar pengatur posisi

Bagian ini terletak di depan yaitu di bawah skala. Fungsinya mengembalikan nilai ke 0 dan memastikan batas dari skala. Anda perlu memperhatikan bagian tersebut terutama karena bagian penting di cara menggunakan multitester.

  • Batang atau probe

Komponen lain multimeter adalah batang atau probe semacam alat tester untuk menyentuh kabel listrik. Bagian ini menggunakan konduktor yang tahan panas dan dilapisi beberapa isolator agar aman.

  • Magnet kumparan

multitester menggunakan prinsip magnet yang menjadi acuan pengukuran. Bagian ini ada di dalam sehingga tidak tampak. Listrik mengalir lalu segera menimbulkan gaya magnet yang mengubah skala.

Fungsi Multimeter

fungsi multimeter

Fungsi multimeter yang utama adalah sebagai pengukur tegangan AC dan DC, resistensi, kapasitansi dan juga indukasi listrik. Lebih detailnya mengenai fungsi multimeter sebagai alat ukur akan dijelaskan pada bagian berikut ini.

  • Mengukur Arus dan Tegangan

Di bagian skala, ada satuan ampere dan volt yang menyatakan arus dan tegangan. Alat ini juga disebut multitester yaitu alat ukur dengan kapabilitas mengetahui nilai beberapa besaran listrik seperti arus. Cara mengukur arus listrik (ampere) mirip dengan amperemeter termasuk skalanya.

  • Mengukur Resistensi

Selanjutnya, alat ini juga berfungsi mengetahui nilai hambatan dan transistor. Fungsi ini berguna untuk info tambahan setelah arus listrik telah ditentukan. Cara menghitung resistor (ohm) harus dimulai dari kalibrasi dan menentukan posisi skala di nilai nol.

  • Mengukur Tingkat Frekuensi Sinyal

Fungsi selanjutnya dari alat ini adalah sebagai perangkat yang bisa mengukur dan mengetahui nilai frekuensi sinyal pada komponen elektronika.

  • Cek arus DC dan AC

Selanjutnya, alat seperti ini juga berguna saat mengecek arus dc atau ac. Apabila ada yang salah atau gangguan, hasil pengukuran menunjukkan posisi skala. Selanjutnya, Anda segera memulai perbaikan.

  • Mengukur Transistor (Hfe)

Diantara fungsi multimeter yang lainnya ialah mengetahui nilai dari faktor penguatan transistor atau sering kita kenal dengan istilah Hfe. Fungsi Hfe ini umunya digunakan untuk kebutuhan pengukuran penguat transistor NPN dan PNP.

  • Mengukur Kapasitansi

Untuk fungsi yang terahir ini umumnya hanya ada pada jenis multitester Digital. Dengan menggunakan multimeter digital kita bisa mengukur nilai kapasitansi dari sebuah kapasitor.

Jenis Multimeter

jenis multimeter

Secara umum, alat ini terdiri dari multitester digital dan analog. Meskipun berbeda, tujuan penggunaan tetap sama.

  • Multimeter Analog

Pengertian Multimeter analog adalah jenis multimeter yang pengukurannya dilakukan secara manual berdasarkan pada skala dan penunjuk bergerak (jarum) untuk menampilkan hasil pembacaan.

Multimeter analog merupakan jenis yang telah tersedia sejak lama dan sering dipakai untuk cek listrik di rumah. Alat ini menggunakan tampilan skala yang masih berbentuk analog dengan jarum menunjuk angka tertentu.

Sebelum menggunakan, Anda perlu tipe listrik lalu mengubah alat agar mampu mengukur dengan tepat. Meskipun terlihat kompleks, Anda sebaiknya perlu belajar bagaimana memakainya sehingga mengerti cara kerja.

Keunggulan lain adalah harga lebih murah dan dapat diperbaiki dengan cepat jika terjadi kendala. Kelemahannya yaitu kurang praktis dan hasil pengukuran menggunakan skala yang akurasi tidak terlalu tinggi.

  • Multimeter Digital

Pengertian Multimeter Digital adalah alat uji yang digunakan untuk mengukur dua atau lebih nilai listrik seperti tegangan (volt), arus (amp) dan hambatan (ohm). Hasil dari pembacaan pengukuran multitester digital ditampilkan secara numerik pada layar LCD.

Sistem digital juga diterapkan untuk pembuatan multitester. Alat ini lebih praktis karena bentuk kecil dan mudah dimasukkan ke saku. Selain itu, bagian layar akan menunjukkan nilai perhitungan dengan level akurasi tinggi.

Meskipun mampu bertahan lama, alat ini juga rentan rusak ketika salah menentukan tipe listrik. Satu lagi yang perlu diperhatikan adalah harga cukup mahal dan tidak mudah diperbaiki saat rusak. Bagi yang butuh hasil ukur lebih baik, inilah opsi yang tepat.

Anda telah mengetahui jenis jenis multitester berdasarkan teknologi yang dipakai. Analog dan digital memiliki pro dan kontra tersendiri. Pastikan para pengguna memilih sesuai keperluan.

Perbedaan Multimeter Digital dan Analog :

Perbedaan multimeter digital dan analog yang paling mendasar adalah pada multitester digital hasil pembacaan pengukuran berupa angka numerik yang ditampilkan pada layar LCD. Sedangkan pada multitester analog pembacaan dilakukan secara manual menggunakan skala dan jarum penunjuk.

Berikut untuk beberapa point penting lainnya mengenai perbedaan multitester digital dan analog.

Karakteristik Multimeter Analog Multimeter Digital
Akurasi Rawan terjadi kesalahan jika salah dalam pembacaan. Tingkat akurasi lebih tinggi.
Pembacaan Pembacaan pada skala terhadap jarum penunjuk Pembacaan dalam bentuk numerik yang muncul di LCD
Kalibrasi Kalibrasi dilakukan secara manual Kalibrasi dilakukan secara Otomatis
Biaya Harga lebih murah karena fitur juga lebih sedikit Harga relatif lebih mahal karena memiliki banyak fitur
Jangkauan Rentang pengukuran harus diatur secara manual Rentang pengukuran dapat diatur secara otomatis
Parameter Pengukuran arus, tegangan, dan resistansi Pengukuran arus, tegangan, resistansi, kapasitansi, dan induktansi
Kebutuhan ADC Tidak memerlukan konverter analog-ke-digital (ADC) untuk menampilkan hasil pembacaan Membutuhkan ADC untuk menampilkan pembacaan pada LCD
Frekuensi AC Frekuensi AC tertinggi yang dapat diukur lebih rendah Frekuensi AC tertinggi yang dapat diukur lebih tinggi dari bagian lawannya
Konstruksi Konstruksi mudah dan sederhana Konstruksi rumit karena melibatkan beberapa komponen elektronika & logika
Power supply Tidak membutuhkan Membutuhkan Power Supply
Ukuran Ukuran lebih besar dari model digital Ukuran kecil dan praktis untuk dibawa mobile.
Kebisingan Tidak terlalu bising Sedikit lebih bising dibanding analog
Sinyal Inputan Hanya menampilkan satu nilai sinyal input Dapat menerima banyak input dan memiliki tampilan yang dapat disesuaikan untuk dipilih

Cara Menggunakan Multimeter

Untuk anda yang penasaran bagaimana cara menggunakan multimeter dengan benar, berikut kami berikan refrensi video dari channel youtube Idola Elektrik mengenai bagaimana cara menggunakan multimeter digital dan analog dengan benar. Simak baik baik videonya supaya anda bisa memahaminya.

a. Cara Menggunakan Multimeter Analog :

b. Cara Menggunakan Multimeter Digital :

  • Cara Mengukur Listrik DC dengan Multitester

Cara mengukur tegangan dc sangat mudah dan lebih aman. Anda perlu setting nilai skala di 0 dan ubah mode pengukuran ke versi DC. Selanjutnya, gunakan probe atau batang dengan menempelkan ke suatu alat atau kabel. Hasil pengukuran akan tampil di bagian skala.

  • Cara Mengukur Listrik AC dengan Multitester

Cara mengukur tegangan ac juga menyesuaikan dengan versi listrik yaitu AC dimana tegangan selalu berubah. Tentukan pula batas ukur sehingga hasilnya lebih aman dan hindari alat listrik dan elektronik di sekitar pengukuran.

Anda telah mengetahui multimeter adalah alat ukur listrik yang multifungsi. Dengan alat ini, proses pengukuran lebih praktis dan cepat karena tidak butuh beberapa alat lain. Tentu saja, pehami cara kerja dan nilai skala sehingga mampu memperoleh info berguna.

Related posts:
Gravatar Image
Mahasiswa telat lulus yang lagi hobi mempelajari Ilmu Elektronika!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *