Statistika Inferensial: Pengertian, Metode dan Contohnya

5 min read

Bisa saja terjadi kecondongan karena faktor tertentu sehingga ada perubahan pengambilan nilai. Hal seperti ini harus dipertimbangkan sehingga kita mampu mengambil data paling faktual.

Paling sering metodologi tersebut digunakan dalam sensus penduduk atau terkait penelitian kependudukan. Dimana banyak faktor penentu yang bisa membuat sebuah pengambilan data menjadi kurang faktual.

Analisis Statistik Inferensial

Ada empat fundamental penting yang harus dipakai apabila kita ingin menggunakan statistika inferensial. Berikut ini akan kami jelaskan apa saja sehingga Anda dapat melakukan perhitungan secara benar.

1. Penentuan data

Kita harus menentukan data seperti apa yang akan digunakan dalam pengambilan sampel. Misalnya dalam kasus pendataan penduduk dengan gaji dengan jumlah antara satu sampai tiga juta.

Jadi datanya memang harus ditentukan secara spesifik untuk mengurangi variabel pembeda. Jika kita mengambil secara sembarang terkait pendataan tersebut maka nantinya akan banyak terjadi kecondongan berbeda.

2. Penentuan sampel

Penentuan atau kontrol sampel juga harus dilakukan agar nantinya memberikan hasil berkualitas. Misalnya dari kasus tadi pendataan penduduk dengan penghasilan antara satu sampai tiga juta.

Pastikan hanya mereka dengan nominal konsisten dimasukkan sebagai sampling. Jika ada orang dengan pendapatan tidak tentu kita bisa mencoretnya karena menambah variabel tidak berguna.

3. Penentuan metode analisis

Setelah data dan kontrol sampling dilakukan sekarang kita tentukan pendekatan metode analisisnya. Ada banyak variasi yang dapat digunakan untuk melakukan pengolahan data kependudukan.

4. Hasil analisis

Setelah pengolahan datanya selesai maka kita bisa mendapatkan hasil analisis sesuai fakta lapangan. Ini adalah akhir dari metode penelitian menggunakan pendekatan statistika inferensial.

5. Kesimpulan (opsional)

Ini opsional namun jika tujuannya adalah penelitian publik maka bisa kita tambahkan kesimpulan. Dari semua pengambilan datanya apa perolehan kesimpulan berdasarkan tujuan dan hipotesis penelitiannya.

Kelima aspek tersebut merupakan fundamental utama yang bisa kita jadikan acuan dalam meneliti sebuah hipotesis. Jadi ini memang bukan sembarangan perhitungan data dari individu saja guna melakukan pengujian.

Ruang Lingkup Statistika Inferensial

statistika inferensial adalah

Dilihat dari ruang lingkup terkait pembahasan statistika inferensial, ada beberapa hal yang termasuk dalam statistika inferensial. Statistika inferensial ini terkait hal-hal yang berkenaan dengan analisis, sampling, dan lain-lain.

Berikut beberapa hal yang merupakan ruang lingkup statistik inferensial :

  • Uji hipotesis
  • Analisis kovarians
  • Analisis regresi yang digunakan untuk peramalan data
  • Analisis korelasi dan juga uji signifikasi
  • Distribusi teoritis
  • Teori kemungkinan atau probabilitas
  • Analisis varians
  • Sampling distribusi dan sampling
  • Teori populasi atau pendugaan populasi

Metode Statistik Inferensial

Terdapat dua jenis metode analisis statistik yang digunakan dalam statistika inferensial yaitu berdasarkan keputusan pengambilan masalah serta berdasarkan pada jumlah variabel yang digunakan.

Berdasarkan keputusan pengambilan masalah statistik inferensial terbagi menjadi dua yakni statistik parametrik dan juga statistik non parametrik.

Sedangkan berdasarkan jumlah variabel, statistik inferensial terbagi atas analisis univariat dan analisis multivariat. Detail penjelasannya bisa anda simak dibawah ini.

a. Statitistik Parametrik

Statistik parametrik merupakan metode statistika yang mengharuskan beberapa syarat terpenuhi pada parameter populasi. Misalny seperti data berskala interval ataupun rasio, pengambilan sampel harus dilakukan secara random, sampel data yang digunakan harus memenuhi distribusi normal, dan juga setiap data yang digunakan harus memiliki varians yang homogen.

b. Statistik Non Parametrik

Berbanding terbalik dengan sebelumnya, maksud dari statistik nonparametrik adalah metode statistika yang parameter populasinya tidak perlu memenuhi syarat syarat khusus seperti yang ada pada statistik parametrik.

Statistik non parametrik bersifat bebas sebaran dan lebih sering menggunakan skala nominal serta ordinal yang secara umum memang tidak harus memiliki distribusi normal.

c. Statistik Univariat

Statistik Univariat merupakan metode analisis data terhadap suatu variabel secara mandiri, tiap tiap variabel penelitian yang ada dianalisis tanpa dikaitkan dengan variabel lainnya.

d. Statistik Multivariat

Statistik Multivariat merupakan metode analisis data yang digunakan untuk meneliti perilaku dan hubungan antar dua atau lebih variabel penelitian. Terdapat hubungan yang berbeda dalam data pada analisis multivariat yakni ketergantungan berhubungan dengan situasi sebab-akibat antar variabel.

Fungsi Statistika Inferensial

Ada beberapa fungsi utama penggunaan statistika inferensial dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini akan kami jelaskan apa saja sehingga Anda dapat lebih memahami sebelum menerapkannya sendiri.

1.      Menentukan garis besar kondisi populasi

Jika kita menggunakan statistika deskriptif tentu tidak bisa melihat garis besar tingkah laku populasi secara eksplisit. Oleh karena itu kita perlu pendekatan lebih spesifik seperti inferensial.

Galih Wsk Dengan pengetahuan dan keahliannya yang mendalam di bidang elektro dan statistik, Galish WSK alumni pascasarjana ITS Surabaya kini mendedikasikan dirinya untuk berbagi pengetahuan dan memperluas pemahaman tentang perkembangan terkini di bidang statistika dan elektronika via wikielektronika.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page