Pengertian dan Fungsi Power Supply

Posted on

Power Supply adalah ? ☑️ Detail pengertian apa itu power supply ☑️ jenis, fungsi, harga, cara kerja ☑️ dan rangkaian power suplly ☑️

Anda pernah mendengar istilah power supply yang sering digunakan untuk rangkaian listrik dan peralatan elektronika? Secara sederhana power supply adalah catu daya yang berguna memberikan power daya ke alat listrik serta mengubah tegangan dan arus.

Fungsinya mirip baterai tetapi daya listrik yang dimaksud akan tersimpan sementara sebelum dialirkan langsung. Listrik yang masuk ke alat seperti komputer harus sesuai dengan kebutuhan.

Tipe arusnya adalah arus listrik DC tetapi sumber listrik dari pln adalah AC. Untuk mengubah arus dan menyesuaikan tegangan, komputer memakai power supply.

Alat elektronik lain juga menerapkan cara yang sama misalnya kulkas dan televisi. Istilah mengubah tegangan sering disebut converter yang terintegrasi pada alat tersebut. Untuk mengerti lebih lanjut mengenai power supply, simak ulasan berikut ini.

Power Supply Adalah?

power supply adalah

Pengertian power supply adalah alat elektronika yang menyimpan dan menyalurkan energi listrik untuk perangkat elektronika lainnya. Dalam istilah bahasa Indonesia power supply sering juga disebut dengan Catu Daya.

Pada dasarnya prinsip kerja dari power supply adalah menangkap sumber energi listrik yang kemudian menyalurkan energi listrik tersebut pada alat alat elektronika yang tersambung pada power supply tersebut. Sebagai contoh adalah power supply pada CPU komputer yang dapat menghidupkan seluruh perangkat yang ada didalam CPU tersebut.

Konsep power supply di bidang listrik kadang membingungkan. Banyak yang mengira alat ini bertugas sebagai pemberi daya listrik secara penuh. Akan tetapi, rangkaian dan teknologi yang dipakai justru lebih ke fungsi converter. Tegangan dan arus yang masuk segera diubah agar sesuai dengan batas maksimal dan kebutuhan.

Disisi lain, power supply memang ada yang mampu memberikan daya tetapi hanya sementara. Komputer sering memakainya untuk menghindari mati listrik tiba-tiba.

Saat supply listrik dari sumber utama mati, alat elektronik masih dapat bekerja beberapa menit sebelum istrik benar habis. Akan tetapi, power supply seperti ini bukan baterai karena kapasitas penyimpanan lebih kecil dan tidak reliable.

Jenis Power Supply

fungsi power supply

  • Power Supply Regulated

Tipe regulated artinya power supply mampu menjaga stabilitas daya dan tegangan listrik. Contohnya adalah power supply cctv dimana listrik tidak boleh melebihi batas sehingga harus diatur sedemikian rupa.

  • Power Supply Unregulated

Tipe lain adalah unregulated yaitu power supply yang listrik berubah menyesuaikan dengan beban dan sumber. Tipe ini dapat dipasang pada alat-alat tertentu yang relatif dinamis.

  • Power Supply Adjustable

Tipe lain power supply adalah adjustable. Ini merupakan tipe yang dapat diatur sesuai kebutuhan secara dinamis. Perbedaan dari regulated adalah tipe adjustable memiliki variasi tegangan. Sebaliknya regulated sudah diatur sejak awal dan tidak berubah.

  • DC power supply

DC power supply merupakan tipe yang mengubah listrik AC ke DC. Anda dapat melihat di rangkaian power supply untuk alt elektronik. Tipe ini sering disebut konverter dan terintegrasi ke alat tersebut.

  • AC power supply

Alat tertentu memakai listrik AC tetapi tegangan dan daya harus diatur. Untuk kebutuhan tersebut, AC power supply adalah tipe yang cocok. Listrik tetap AC hanya tegangan menyesuaikan agar lebih aman.

  • Power Supply Switch mode

Tipe lain adalah switch mode yaitu dapat diatur on dan off sesuai kebutuhan. Pada umumnya, rangkaian yang menggunakan tipe ini akan mudah dikenali karena gambar power supply led. Jika ada yang berubah, LED segera mati atau hidup.

  • Power Supply Uninterruptible

Power supply yang lain adalah tipe uninterruptible atau dikenal dengan nama UPS. Fungsinya baterai sementara agar alat listrik dapat dimatikan secara normal setelah listrik utama padam.

  • Power Supply High voltage

Selanjutnya, power supply tertentu mampu mengatur dan memproduksi tegangan tinggi. Agar lebih yakin dengan listrik yang masuk dan keluar, Anda dapat cek langsung dengan bantuan power supply calculator. Alat ini akan mengukur efisiensi, kapasitas, daya, dan kapabilitas dari penggunaan power supply.

  • Power Supply Programmable

Sesuai dengan namanya, tipe programmable merupakan power supply yang dapat diatur kebutuhan dan kapasitasnya. Contoh yang mudah adalah Anda memakai power supply 12v untuk alat elektronik. Tegangan tersebut sudah pasti artinya apapun sumber listrik, nilai 12v akan masuk ke alat.

Fungsi Power Supply

fungsi power supply

  1. Mengubah Arus AC ke DC

Seperti yang telah diketahui bersama, penggunaan power supply adalah mengubah ac ke DC. Contohnya nyata dari fungsi ini adalah power supply computer. Listrik DC akan menjalankan komponen komputer dengan aman.

  1. Mengubah Tegangan Arus Listrik

Fungsi lain adalah mengubah tegangan sehingga tidak melebihi batas maksimal. Tugas ini mirip transformator tetapi power supply memiliki komponen lebih kompleks. Misalnya, tegangan dari sumber utama 100 V dan rangkaian listrik membutuhkan 25-50 V. Power supply akan menurunkan tegangan tersebut secara langsung.

  1. Baterai Cadangan

Fungsi power supply yang lain adalah baterai cadangan. Ini merupakan tipe UPS yang memang dibuat agar alat listrik tidak mati mendadak saat supply daya terhenti. Power supply tersebut terdiri dari beberapa tipe sesuai kapasitas.

Contoh Rangkaian Power Supply :

Merancang sebuah perangkat elektronika merupakan hal yang sangat penting untuk anda perhatikan. Hal ini karena tahap perancangan akan menentukan alat elektronika yang akan dibuat bisa berjalan dengan benar atau tidak.

Nah untuk teman teman yang sedang belajar merancang power supply sendiri, berikut kami coba sajikan contoh rangkaian power supply sederhana yang bisa teman teman pelajari.

Blok Diagram Rangkaian Power Supply :

contoh rangkaian power supply

Sumber Arus AC -> Step Down Transformator -> Rectifier -> Filter & Stabilisator -> Output Arus DC.

rangkaian power supply
Rangkaian Adjustable Power Supply 1,25 V- 25V – IC LM317

Keterangan :

  • Adjustable Power supply ini bisa digunakan charger hp, dan rangkaian elektronika lain yang membutuhkan tegangan DC 1,25 v -25v dengan arus 2 ampere.
  • Dari hasil pengetesan rangkaian power supply memakai osiloskop analog didapatkan bahwa hasil tegangan mendekati akurat, pada 5 Volt 96%, 10 Volt 98%, 15V 98%, 20 V 99%, jadi didapatkan ketelitian antara 96% sampai 99%.
  • Tegangan yang dihasilkan dari rangkaian power supply adalah 220 volt. Andka tersebut termasuk normal untuk AC
  • Kelebihan rangkaian power supply : bisa dipakai ngecharge alat apapun yang tegangannya 1,25V–25V dan mempunyai arus paling tinggi 2Amper selama ada colokannya yang cocok yang bisa dihubungkan ke output.
  • Kekurangan rangkaian power supply : ketelitiannya tidak 100%, tegangannya hanya sampai 3,45 V sampai 21,4 V, tegangannya berubah-ubah.
Info Elektronika Lainnya :
Pengertian dan Fungsi Trafo Pengertian dan Fungsi Dioda
Pengertian dan Fungsi Kapasitor Pengertian dan Fungsi Relay

Harga Power Supply

Pembahasan lebih lanjut adalah harga power supply. Secara umum, harga dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kapasitas, fungsi, tipe, dan lainnya. Jika kapasitas besar, Anda harus membayar lebih mahal. Teknologi terbaru juga membuat harga semakin tinggi.

Harga power supply adalah relatif karena setiap tipe dan jenis akan diberi rentang berbeda. Namun umumnya untuk harga power supply komputer antara Rp.200.000 hingga Rp.2.000.000 tergantung merk dan type.

Sebelum membeli, Anda perlu cek kebutuhan dan tipe yang cocok. Setiap alat listrik akan lebih efisien apabila memakai power supply yang tepat.

Related posts:
Gravatar Image
Mahasiswa telat lulus yang lagi hobi mempelajari Ilmu Elektronika!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *