Rumus dan Contoh Soal Hambatan Listrik

Posted on

Hambatan listrik adalah ?☑️ Berikut pengertian, rumus, satuan dan alat ukur hambatan listrik☑️ Dilengkapi dengan contoh soal perhitungan☑️

Setelah sebelumnya kami ulas materi mengenai tegangan listrik dan juga arus listrik, kali ini akan kami lengkapi dengan menyajikan materi seputar hambatan listrik yang semoga dapat membantu belajar anda semuanya.

Hambatan Listrik Adalah ?

hambatan listrik
Via : www.circuitschools.com

Hambatan listrik adalah perbandingan yang ada di antara aliran arus listrik dengan tegangan sebuah komponen elektronik yang disebut resistor. Selain itu, hambatan juga dapat dimaknai sebagai perlawanan atau penahanan oleh molekul yang diterima electron di mana alirannya melalui suatu penghantar.

Hambatan listrik disebut juga dengan istilah resistansi listrik. Besarnya hambatan listrik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya luas penampang, panjang penghantar, jenis bahan, dan suhu.

Ketika suhu, panjang penghantar, dan luas penambang semakin besar, maka akan menyebabkan hambatan yang semakin besar pula. Contoh bahan penghantar listrik yang baik yakni besi dan tembaga.

Satuan Hambatan Listrik

satuan hambatan listrik

Satuan hambatan listrik adalah ohm. Sedangkan simbol hambatan listrik adalah omega (Ω) yang berasal dari bahasa Yunani yang ditetapkan oleh ilmuwan jerman Georg Simon Ohm pada tahun (1784-1854).

Untuk menandakan kelipatan satuan hambatan listrik digunakan standar internasional (SI), diantaranya giga ohm, mega ohm, dan kilo ohm. Di mana 1 kilo ohm = 1.000 ohm, 1 mega ohm = 1.000.000 ohm, dan 1 giga ohm = 1.000.000.000 ohm.

Tabel Satuan Hambatan Listrik :

Satuan Singkatan Nilai dalam Ohm(\Omega)
Milli Ohm m\,\,\Omega 10^-^3\,\,\Omega
Micro Ohm \micro\,\,\Omega 10^-^6\,\,\Omega
Nano Ohm n\,\,\Omega 10^-^9\,\,\Omega
Kilo Ohm K\,\,\Omega 10^3\,\,\Omega
Mega Ohm M\,\,\Omega 10^6\,\,\Omega
Giga Ohm G\,\,\Omega 10^9\,\,\Omega

Table Source : www.electrical4u.com

Istilah ohm sejatinya bersumber dari nama seorang ahli fisika berkebangsaan Jerman, yaitu Georg Simon Ohm. Ialah yang berhasil menemukan hubungan yang terjadi di antara hambatan listrik dengan tegangan arus. Hubungan ini kemudian dikenal dengan istilah Hukum Ohm.

Pengukuran nilai sebuah hambatan biasanya dilakukan untuk tujuan mengetahui kondisi komponen pada sebuah rangkaian elektronika.

Semakin tinggi hambatan menandakan semakin rendah arus yang mengalir. Jika tinggi sebuah hambatan tidak normal, kemungkinan disebabkan oleh konduktor yang rusak karena terbakar atau korosi.

Semua konduktor mengeluarkan beberapa derajat suhu panas, jadi overheating adalah masalah yang sering dikaitkan dengan nilai pada hambatan listrik.

Semakin rendah nilai hambatan, semakin tinggi aliran arus. Kemungkinan penyebabnya biasanya karena isolator rusak oleh kelembaban atau suhu panas yang berlebih.

Rumus Hambatan Listrik

rumus hambatan listrik

Rumus hambatan listrik (R) adalah tegangan (V) dibagi kuat arus listrik (I). Hambatan memiliki satuan Ohm, kuat arus memiliki satuan ampere dan tegangan memiliki satuan volt.

Hukum ohm berbunyi besaran aliran arus yang ada di antara dua buah titik sejalan dengan perbedaan potensial diantara keduanya. Aliran arus memiliki hubungan yang saling bertolak belakang dengan hambatan pada 2 titik itu.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa besaran aliran arus sama dengan tegangan dibagi dengan hambatan, kemudian disusun sebagai rumus hambatan listrik sebagai berikut:

  • R = V / I
  • V = I x R
  • I =  V / R

Dimana:

R = hambatan listrik dengan satuan Ohm

V = Tegangan listrik dengan satuan Volt

I = Kuat arus listrik satuan Ampere

Rumus itulah yang dapat menyatakan hubungan hambatan listrik dengan tegangan dan arus listrik. Dengan rumus tersebut dapat disimpulkan bahwa tiap 1 ampere aliran listrik yang melalui suatu komponen yang besar tegangannya senilai 1 volt, maka dihasilkan hambatan atau resistansi senilai 1 ohm.

Contoh Soal Hambatan Listrik

1. Terdapat sebuah lampu dalam ruang tamu. Diketahui bahwa tegangan listriknya sejumlah 40 volt. Sedangkan kekuatan arusnya senilai 10 10 Ampere. Hitunglah hasil hambatan dari contoh soal hambatan listrik tersebut!

Diketahui:

V = 40 volt

I = 10 Ampere

Ditanya:

Besar Hambatan yang Dihasilkan adalah ?

Jawaban:

R = V/I

R = 40/10

R = 4 ohm

Maka, dihasilkan hambatan lampu sebesar 4 ohm.

2. Diketahui sebuah kawat yang mempunyai hambatan jenis senilai 2 × 10-5m. Kawat tersebut sepanjang 5 meter. Jika luas penampangnya senilai 10-2 cm2, berapakah hambatannya?

Jawab:

R = 2 × 10-5.5/10-6

R = 100 ohm

Sehingga didapatkan hasil hambatan senilai 100 ohm.

Alat Untuk Mengukur Hambatan Listrik

alat untuk mengukur hambatan listrik

Alat untuk mengukur hambatan listrik adalah Ohmmeter. Alat tersebut menggunakan sebuah komponen yang dikenal dengan istilah galvometer. Komponen itulah yang kemudian dipakai untuk mengetahui berapa besaran aliran arus listrik pada suatu hambatan, yang kemudian dibuat dalam satuan ohm.

Alat ukur tersebut dilengkapi dengan sebuah baterai yang berukuran kecil. Baterai inilah yang berfungsi sebagai penahan dari aliran listrik.

Jika pengukuran hambatan memakai dua buah genggaman probe, maka akan didapatkan hasil pengukuran kurang lebih 1 mega ohm atau 1 juta ohm. Apabila Anda meregangkan genggaman tersebut, maka hambatan akan semakin besar.

Alat tersebut juga dapat dipakai untuk menentukan apakah suatu diode masih baik ataukah tidak. Apabila diode masih berada dalam kondisi yang baik, maka jarum pada alat itu akan bergerak.

Gerakan tersebut menghubungkan probe hitam menuju anode dan probe merah menuju katode. Ohmmeter biasanya dipasang bersamaan dengan amperemeter dan voltmeter pada sebuah alat, yakni multimeter.

Rangkaian Hambatan Listrik

  1. Rangkaian hambatan listrik seri

Penyusunan pada rangkaian hambatan seri yaitu berurutan atau dalam satu garis. Dengan demikian, ketika rangkaian tersebut disambungkan pada sumber tegangan, akan menghasilkan arus dengan kekuatan yang sama pada masing-masing titik yang ada.

Hal tersebut mengandung konsekuensi yaitu terputusnya semua aliran listrik jika terdapat satu bagian saja yang terputus.

  1. Rangkaian hambatan listrik paralel

Penyusunan rangkaian hambatan listrik parallel dilakukan dengan berjajar atau berdampingan. Apabila rangkaian terhubung dengan sumber tegangan tertentu, maka pada setiap ujung hambatan akan memiliki tegangan yang sama.

Rangkaian listrik paralel ini selaras dengan bunyi Hukum I Kirchoff, yakni total aliran arus pada tiap hambatan besarnya sama dengan aliran arus penghantar utama.

Hambatan listrik ini dapat Anda jumpai pada berbagai komponen elektronika, diantaranya lampu, smartphone, televisi, dan radio. Adanya hambatan dalam sebuah alat elektronik dapat menunjang kinerja agar sebuah alat elektronik dapat dimanfaatkan dengan lebih maksimal dan sesuai dengan fungsi yang seharusnya.

Keyword :

satuan tegangan dan kuat arus

Related posts:
Gravatar Image
Mahasiswa telat lulus yang lagi hobi mempelajari Ilmu Elektronika!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *