Pengertian Sensor dan Jenis Jenis Sensor

Posted on

Sensor Adalah ?☑️ Berikut pengertian apa itu sensor lengkap dengan jenis dan cara kerja sensor , contoh gambar rangkaian dan fungsinya☑️

Salah satu komponen elektronika yang sering digunakan dalam suatu rangkaian adalah Sensor. perangkat yang memiliki beragam tipe dan fungsi ini bisa anda dapatkan dengan mudah dipasaran.

Terdapat banyak sekali jenis sensor, diantaranya seperti sensor cahaya, tekanan, akseleromator, suhu, suara, jarak, kelembapan air, dan masih banyak lagi yang lainnya. Simak artikel ini dengan baik untuk mengetahui detail ulasannya.

Pengertian Sensor

sensor adalah
Via : www.educba.com

Apa itu Sensor ? Menurut KBBI, pengertian sensor adalah suatu perangkat yang dapat mendeteksi kemungkinan terjadinya perubahan pada besaran fisik yakni berupa gaya, tekanan, gerakan, cahaya, suhu, kelembaban, kecepatan, besaran listrik, dan fenomena yang lain.

Menurut jurnal yang dilansir dari situs dosen lecture.ub.ac.id , Output sensor biasanya berupa sinyal yang diubah menjadi tampilan yang dapat dibaca manusia di lokasi sensor atau ditransmisikan secara elektronik melalui jaringan untuk dibaca atau diproses lebih lanjut.

Ketika terjadi perubahan tertentu, maka input akan dikonversi ke output yang bisa dipahami oleh manusia. Terdapat macam-macam sensor, diantaranya seperti penjelasan berikut ini.

Klasifikasi Sensor

jenis jenis sensor

Sebuah sensor memiliki karakteristik dan kegunaan yang berbeda beda. Pembagian varian sensor sendiri terbagi menjadi 4 varian jenis, diantaranya adalah sensor aktif, sensor pasiv, sensor digital, dan juga sensor analog. Detail penjelasannya bisa anda simak dibawah ini :

a. Tipe Sensor Berdasarkan Prinsip Kerja

  • Sensor Aktif (Active Sensor)

Sensor aktif adalah instrumen radar yang digunakan untuk mengukur sinyal yang ditransmisikan oleh sensor yang dipantulkan, dibiaskan, atau dihamburkan oleh permukaan objek.

Berbeda dengan sensor pasiv, prinsip kerja pada sensor aktif ini membutuhkan sumber daya dari luar (eskternal) untuk menjalankan operasinya. Prinsip kerja pada sensor aktif yaitu dengan memancarkan pulsa energi dan mendeteksi energi yang dipantulkan.

Salah satu contoh dari alat yang menggunakan sensor aktif adalah Mesin sinar-X. Mesin sinar-x mengirimkan energi ke dalam tubuh Anda dan mengukur apa yang dipantulkan kembali ke sensor oleh struktur tahan terhadap panjang gelombang itu, seperti tulang.

  • Sensor Pasif (Passive Sensor)

Definisi dari sensor pasif ini berlawanan dengan sensor aktif. Sensor pasif adalah jenis sensor yang dalam pengoperasiannya tidak memerlukan sumber daya tambahan dari luar (external), entah itu berupa daya listrik maupun arus listrik.

Secara sederhananya, pengertian sensor pasif adalah perangkat yang mendeteksi dan merespons beberapa jenis inputan dari objek fisik disekitarnya. Sensor pasif hanya dapat digunakan untuk mendeteksi energi ketika energi alami tersedia.

b. Tipe Sensor Berdasarkan Jenis Output

  • Sensor Digital

Sensor digital adalah perangkat yang nilai output sinyalnya langsung diubah menjadi sinyal dalam bentuk digital. Sinyal biasanya diukur dalam dua keadaan dalam sensor digital yaitu keadaan on dan off.

Contoh penggunaan dari sensor digital bisa anda lihat pada sensor pintu yang memberikan output dalam dua keadaan, baik biasanya tertutup (NC) saat pintu terbuka atau biasanya terbuka (NO) saat pintu tertutup.

  • Sensor Analog

Sensor analog adalah perangkat yang menghasilkan output analog sesuai dengan kuantitas yang dihitung. Sensor ini juga bekerja dengan mengamati perubahan faktor eksternal yang ada disekitarnya.

Prinsip kerja sensor analog yaitu dengan menggunakan parameter eksternal disekitarnya, seperti kecepatan angin, radiasi matahari, intensitas cahaya, dll yang nantinya akan memberikan tegangan analog sebagai output.

c. Tipe Sensor Menurut Struktur dan Fiturnya :

Sebuah sensor diklasifikasikan menurut struktur dan fitur mereka. Diantara varian varian sensor berdasarkan struktur dan fiturnya adalah :

  1. Sensor Berbasis Output : Output diferensial, Output resistif, output tegangan dll
  2. Sensor Berbasis Parameter Penginderaan : Suhu, Cahaya, pressor dll
  3. Sensor Berbasis Aplikasi : Sensor Otomotif, Sensor Industri dll

Jenis Jenis Sensor

Via : Envirementalb.com
  • Sensor Proximity

Sensor Proximity atau sering juga kita kenal dengan sensor kedekatan adalah sensor tipe non-kontak yang mendeteksi keberadaan suatu objek bende didekatnya.

Sensor Proximity ini dapat diimplementasikan menggunakan teknik yang tidak memerlukan sentuhan langsung dengan objek, seperti Optik (contohnya seperti penggunaan sinar Inframerah atau Laser), Suara (Ultrasonic), Magnetik (Efek Hall), Kapasitif, dan lain sebagainya.

Beberapa contoh penggunaan sensor proximity yang sering kita temui misalnya pada Infra merah dan barcode scanner pada Smartphone kita, sensor parkir mobil, industri (object alignment), dan juga pada Ground Proximity di Pesawat.

  • Sensor Cahaya

Sensor Cahaya atau Light Sensor adalah Sensor analog yang digunakan untuk mendeteksi jumlah cahaya yang mengenai Sensor tersebut. Sensor cahaya analog ini dapat diklasifikasikan lagi menjadi beberapa jenis seperti foto-resistor, Cadmium Sulfide (CdS), dan fotosel.

Light dependent resistor atau LDR dapat digunakan sebagai sensor cahaya analog yang dapat digunakan untuk menghidupkan dan mematikan beban secara otomatis berdasarkan intensitas cahaya yang diterimanya.

Resistansi LDR akan meningkat apabila intensitas cahaya menurun. Sebaliknya, Resistansi LDT akan menurun apabila intensitas cahaya yang diterimanya bertambah.

  • Sensor Suhu

Sensor Suhu atau Temperature sensors adalah sensor tersedia secara luas baik dalam bentuk sensor digital maupun analog. Ada berbagai jenis sensor suhu yang digunakan untuk aplikasi yang berbeda.

Salah satu Sensor Suhu adalah Termistor, yaitu resistor peka termal yang digunakan untuk mendeteksi perubahan suhu. Apabila Suhu meningkat, resistansi listrik dari termistor akan meningkat juga. Sebaliknya, jika suhu menurun, maka resistansi juga akan menurun.

Contoh lain dari penggunaan sensor suhu adalah pada termometer. Dalam termometer kaca berbasis air raksa, inputnya adalah suhu. Cairan yang terkandung mengembang dan menyusut sebagai respons, menyebabkan level menjadi lebih tinggi atau lebih rendah pada pengukur yang ditandai, yang dapat dibaca manusia.

  • Sensor Ultrasonik

Sensor Ultrasonik adalah jenis sensor non-kontak yang dapat digunakan untuk mengukur jarak serta kecepatan suatu benda. Sensor Ultrasonik bekerja berdasarkan sifat-sifat gelombang suara dengan frekuensi lebih besar daripada rentang suara manusia.

Dengan menggunakan gelombang suara, Sensor Ultrasonik dapat mengukur jarak suatu objek (mirip dengan SONAR). Sifat Doppler dari gelombang suara dapat digunakan untuk mengukur kecepatan suatu objek.

  • Sensor Tekanan

Prinsip kerja dari sensor tekanan ini adalah mengubah tegangan mekanis menjadi sinyal listrik. kurang ketegangan didasarkan pada prinsip bahwa tahanan pengantar berubah dengan panjang dan luas penampang. Daya yang diberikan pada kawat menyebabkan kawat bengkok  sehingga menyebabkan ukuran kawat berubah dan mengubah tahanannya

  • Sensor Akseleromator

Sensor Akselerometer adalah sensor yang mendeteksi perubahan posisi, kecepatan, orientasi, goncangan, getaran, dan kemiringan dengan gerakan indra. Akselerometer analog ini dapat digolongkan lagi menjadi beberapa yang berbeda berdasarkan variasi konfigurasi dan sensitivitas.

Berdasarkan pada sinyal keluaran, Akselerometer analog menghasilkan tegangan variabel konstan berdasarkan jumlah percepatan yang diterapkan pada Akselerometer. Selain Akselerometer Analog, Akselerometer ini juga digital.

  • Sensor Oksigen

Salah satu contoh penggunaan sensor oksigen (oxygen sensor) bisa anda lihat pada sistem kontrol emisi mobil mendeteksi rasio bensin/oksigen, biasanya melalui reaksi kimia yang menghasilkan tegangan. Komputer di mesin membaca tegangan dan, jika campuran tidak optimal, menyesuaikan kembali keseimbangan.

  • Sensor Suara

Sensor suara adalah Sensor analog yang digunakan untuk merasakan tingkat suara. Sensor suara analog ini menerjemahkan amplitudo volume akustik suara menjadi tegangan listrik untuk merasakan tingkat suara. Proses ini memerlukan beberapa sirkuit, dan menggunakan mikrokontroler bersama dengan Mikrofon untuk menghasilkan sinyal output analog.

  • Sensor Jarak

Sensor Jarak atau yang biasa disebut dalam bahasa inggris juga Sensor proximity atau bisa juga disebut Sensor For Displacement,Distance and Position adalah Sensor yang dirancang untuk mendeteksi keberadaan benda tanpa kontak fisik.

Sensor adalah komponen yang cukup penting keberadaannya. Sensor Jarak mempunyai pancaran elektromagnetik berkas radiasi elektromagnetik (inframerah, misalnya). Dapat juga dikatakan bahwa Sensor Jarak adalah perangkat yang dapat mengubah informasi tentang gerakan atau keberadaan objek menjadi sinyal listrik.

  • Sensor Gerak

Contoh paling mudah penggunaan sensor gerak (motion sensors) bisa anda lihat pada lampu keamanan rumah, pintu otomatis, dan perlengkapan kamar mandi biasanya mengirimkan beberapa jenis energi, seperti gelombang mikro, gelombang ultrasonik, atau sinar cahaya dan mendeteksi ketika aliran energi terganggu oleh sesuatu yang memasuki jalurnya.

  • Sensor Kelembaban

Sensor Kelembaban atau Humidity Sensor merupakan sensor yang digunakan untuk mendeteksi tingkat kelembaban suatu lokasi. Pengukuran Tingkat Kelembaban ini sangat penting untuk pengamatan lingkungan di suatu wilayah, diagnosa medis ataupun di penyimpanan produk-produk yang sensitif.

Jika Anda melihat Sistem Pemantauan Cuaca, mereka sering memberikan data suhu serta kelembaban. Jadi, mengukur kelembapan adalah tugas penting dalam banyak aplikasi dan Sensor Kelembaban membantu kita mencapainya.

  • Sensor Warna

Sensor Warna adalah perangkat yang berguna dalam membangun aplikasi penginderaan warna di bidang pemrosesan gambar, identifikasi warna, pelacakan objek industri, dll.

Salah satu contoh sensor warna yang paling sering digunakan adalah tipe TCS3200. Sensor warna jenis ini merupakan sensor warna sederhana yang dapat mendeteksi warna apa pun dan menghasilkan gelombang persegi yang sebanding dengan panjang gelombang warna yang terdeteksi.

  • Sensor Kemiringan

Sensor kemiringan atau sering kita kenal dengan nama Tilt Sensors ini merupakan perangkat yang digunakan untuk mendeteksi kemiringan atau orientasi.

Sensor Kemiringan adalah salah satu sensor paling sederhana dan murah di luar sana. Sebelumnya, sensor kemiringan terdiri dari Merkurius (dan karenanya kadang-kadang disebut sebagai Mercury Switches) tetapi sebagian besar sensor kemiringan modern berisi bola rol.

  • Sensor Air

Sensor air  atau water level adalah seperangkat alat yang digunakan untuk mengukur ketinggian air di tempat yang tidak sama agar meraih knowledge perbandingan.

Water level yang paling sederhana adalah sepasang pipa yang saling mengakses di anggota bawah. Water level sederhana mengukur ketinggian air melalui tinggi air di ke-2 pipa apakah mirip atau tidak.

Saat ini, ketinggian air sanggup diukur secara gampang bersama gunakan alat modern layaknya Water Level. Pengertian Water Level sendiri adalah seperangkat alat yang digunakan untuk mengukur ketinggian air di tempat yang tidak sama agar meraih knowledge perbandingan.

Water level yang paling simple adalah sepasang pipa yang saling mengakses di anggota bawah. Water level simple bakal mengukur ketinggian air melalui tinggi air di ke-2 pipa apakah mirip atau tidak.

Hasil pengukuran dari water level lebih rendah dari gunakan laser tapi water level mempunyai akurasi yang tinggi dalam pengukuran jarak jauh. Untuk hindari kesalahan pengukuran dalam pemakaian water level, suhu terhadap air haruslah sama.

  • Sensor Efek Hall

Sensor Efek Hall atau Hall Effect Sensor adalah sensor yang dapat mengubah informasi magnetik menjadi sinyal listrik untuk pemrosesan rangkaian elektronik selanjutnya.

Sensor Efek Hall ini sering digunakan sebagai sensor untuk mendeteksi kedekatan (proximity), mendeteksi posisi (positioning), mendeteksi kecepatan (speed), mendeteksi pergerakan arah (directional) dan mendeteksi arus listrik (current sensing).

  • Sensor Asap dan Gas

Salah satu sensor yang sering digunakan pada  aplikasi sistem keamanan sebuah ruangan adalah Sensor Asap dan Gas. Hampir semua kantor dan industri dilengkapi dengan beberapa detektor asap, yang mendeteksi adanya asap (akibat kebakaran) dan membunyikan alarm.

Sensor Gas lebih umum di laboratorium, dapur skala besar dan industri perhotelan. Mereka dapat mendeteksi gas yang berbeda seperti LPG, Propana, Butana, Metana (CH4), dll.

  • Sensor Alkohol

Seperti yang tertuang pada namanya, Sensor Alkohol atau Alcohol sensors merupakan perangkat yang mampu mendeteksi besaran alkohol pada benda maupun manusia.

Biasanya, sensor alkohol digunakan dalam perangkat breathalyzer, yang menentukan apakah seseorang mabuk atau tidak. Personel penegak hukum menggunakan breathalyzers untuk menangkap pelaku mabuk dan mengemudi.

Sensor adalah bagian yang perlu Anda perhatikan dalam setiap komponen peralatan elektronik, karena berpengaruh terhadap kinerja peralatan tersebut. Itulah macam-macam sensor versi Wiki Elektronika yang dapat Anda jumpai. Dengan mengetahui jenisnya, maka Anda bisa mengetahui bagaimana penerapan dari masing-masing sensor yang ada.

Related posts:
Gravatar Image
Mahasiswa telat lulus yang lagi hobi mempelajari Ilmu Elektronika!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *