Mengenal Sistem Bilangan dan Cara Konversinya

8 min read

4510 =

45 : 2 = 22    (sisa 1 )

22 : 2 = 11    (sisa 0)

11 : 2 = 5      (sisa 1)

5 : 2 = 2        (sisa 1)

2 : 2 = 1        (sisa 0)

Jadi hasil konversinya adalah 1011012 (penulisan dilakukan dari bawah)

  1. Tentukan hasil Konversi Bilangan 156 ke bilangan biner

Jawab:

156 : 2 = 78       (sisa 0)

78 : 2 = 39        (sisa 0)

39 : 2 = 19        (sisa 1)

19 : 2 = 9          (sisa 1)

9 : 2 = 4            (sisa 1)

4 : 2 = 2            (sisa 0)

2 : 2 = 1            (sisa 0)

Jadi, hasil konversi dari 15610 100111002

Kesimpulan Materi :

Sistem bilangan yang menggunakan radiks atau basis 2 disebut Biner. Kemudian untuk sistem bilangan yang menggunakan radiks atau basis 16 disebut Heksadesimal dan sistem bilangan yang menggunakan radiks atau basis 8 disebut Oktal. Sedangkan Sistem bilangan yang menggunakan radiks atau basis 10 disebut Desimal.

Materi Pembelajaran Lainnya :
Besaran Pokok Besaran Turunan
Besaran Vektor Rumus Kecepatan

Untuk lebih mudah dalam memahami konsep konversi ini, Anda bisa membuatnya dalam bentuk tabel konversi bilangan. Cara apapun bisa digunakan untuk lebih memudahkan dalam memahami konsep konversi ini.

Nah, penjelasan tentang sistem bilangan di atas semoga bisa menjadi referensi untuk menggerakan berbagai contoh soal sistem bilangan. Terimakasih telah mengunjungi wikielektronika.com, semoga sukses selalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *