Contoh: Dioda bridge
Rectifier Terkendali
Rectifier terkendali memungkinkan kontrol aliran arus listrik dengan mengatur sudut konduksi dari perangkat semikonduktor yang digunakan. Dengan mengatur sudut konduksi, rectifier ini dapat mengubah besarnya tegangan output yang dihasilkan.
Contoh: Thyristor
Rectifier Schottky
Rectifier Schottky adalah jenis rectifier yang menggunakan dioda Schottky sebagai perangkat semikonduktornya. Dioda Schottky memiliki tegangan maju yang sangat rendah, sehingga rectifier ini memiliki efisiensi yang tinggi.
Contoh: Dioda Schottky
Prinsip Kerja Rectifier
Rectifier adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC). Prinsip kerja rectifier didasarkan pada sifat dioda yang hanya dapat menghantarkan arus dalam satu arah.
Skema rangkaian rectifier sederhana terdiri dari dioda yang dihubungkan seri dengan beban. Ketika tegangan AC diterapkan pada rangkaian, dioda hanya akan menghantarkan arus pada setengah siklus positif. Pada setengah siklus negatif, dioda tidak menghantarkan arus, sehingga arus yang mengalir melalui beban menjadi searah.
Dioda dalam Rangkaian Rectifier
Dioda dalam rangkaian rectifier berfungsi sebagai penyearah arus. Ketika tegangan AC positif, dioda menghantarkan arus dari sumber AC ke beban. Sebaliknya, ketika tegangan AC negatif, dioda tidak menghantarkan arus.
Konfigurasi Rangkaian Rectifier
Terdapat berbagai konfigurasi rangkaian rectifier, antara lain:
- Rangkaian Half-Wave Rectifier: Konfigurasi paling sederhana, hanya menggunakan satu dioda.
- Rangkaian Full-Wave Rectifier: Menggunakan empat dioda yang dihubungkan dalam bentuk jembatan, sehingga dapat menyearahkan kedua setengah siklus tegangan AC.
- Rangkaian Bridge Rectifier: Variasi dari rangkaian full-wave rectifier yang menggunakan empat dioda yang dihubungkan dalam bentuk jembatan.
Kegunaan Rectifier
Rectifier adalah komponen elektronik penting yang digunakan dalam berbagai aplikasi untuk mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC). Penggunaannya tersebar luas di banyak perangkat elektronik sehari-hari, mulai dari peralatan rumah tangga hingga sistem industri.
Kegunaan rectifier sangat penting dalam rangkaian elektronika, termasuk pada sermod tv polytron. Sermod tv polytron memiliki rangkaian rectifier yang berfungsi mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC). Arus DC ini kemudian digunakan untuk menyalakan komponen lain pada tv, seperti lampu gambar dan rangkaian suara.
Berbagai Aplikasi Rectifier, Kegunaan dari rectifier adalah
- Catup Daya:Rectifier merupakan komponen utama dalam catu daya, mengubah tegangan AC dari stopkontak menjadi tegangan DC yang dibutuhkan oleh perangkat elektronik.
- Elektronik Otomotif:Rectifier digunakan dalam sistem pengisian baterai kendaraan, mengubah arus AC dari alternator menjadi DC untuk mengisi baterai.
- Peralatan Rumah Tangga:Banyak peralatan rumah tangga, seperti televisi, komputer, dan kulkas, menggunakan rectifier untuk mengonversi arus AC menjadi DC.
- Sistem Industri:Rectifier digunakan dalam berbagai aplikasi industri, seperti sistem kontrol motor, penerangan darurat, dan peralatan pengelasan.
Contoh Penggunaan Rectifier
- Charger Ponsel:Charger ponsel menggunakan rectifier untuk mengubah arus AC dari stopkontak menjadi arus DC yang mengisi baterai ponsel.
- Televisi:Televisi menggunakan rectifier untuk mengubah arus AC dari stopkontak menjadi arus DC yang memberi daya pada sirkuit internalnya.
- Motor DC:Motor DC menggunakan rectifier untuk mengubah arus AC dari catu daya menjadi arus DC yang menggerakkan motor.
- Lampu LED:Lampu LED menggunakan rectifier untuk mengubah arus AC dari stopkontak menjadi arus DC yang menyalakan LED.
Pemilihan dan Perancangan Rectifier

Pemilihan dan perancangan rectifier yang tepat sangat penting untuk memastikan efisiensi dan kinerja optimal dalam rangkaian elektronik. Faktor-faktor seperti jenis arus, tegangan, dan daya harus dipertimbangkan dengan cermat.
Pertimbangan Pemilihan Rectifier
- Jenis Arus:Rectifier harus sesuai dengan jenis arus yang akan diperbaiki, baik arus searah (DC) atau arus bolak-balik (AC).
- Tegangan dan Arus:Kapasitas tegangan dan arus rectifier harus melebihi nilai tegangan dan arus maksimum yang akan diperbaiki.
- Kecepatan Switching:Untuk aplikasi dengan frekuensi tinggi, kecepatan switching rectifier menjadi faktor penting untuk meminimalkan kehilangan daya.
- Penurunan Tegangan:Penurunan tegangan pada rectifier harus diminimalkan untuk memastikan efisiensi yang lebih baik.
Pertimbangan Perancangan Rangkaian Rectifier
Saat merancang rangkaian rectifier, beberapa pertimbangan penting meliputi: